16 Sya'ban 1447 H | Rabu, 4 Februari 2026
×
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin
hukum | Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

JAKARTA - Kejaksaan Agung harus mengusut tuntas jual beli pabrik kelapa sawit PT Prima Agro Sawitindo (PAS) sitaan Satgas Penertiban Kawan Hutan (PKH) yang diduga dilakukan Djohor Judin pemilik pabrik tersebut.

Hal ini ditegaskan Direktur Eksekutif Aliansi Pemerhati Hutan Indonesia - Roni Agustian dalam keterangan pers-nya yang diterima redaksi, Kamis (15/01/2026).

Diungkapkan bahwa perusahaan perkebunan sawit berkantor di Kota Rengat tersebut beroperasi di Desa Belimbing, Kecamatan batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu. 

"Kami meminta Kejaksaan Agung untuk mengusut penjualan PKS oleh saudara Djohor pemilik PT. Prima Agro Sawitindo kepada pihak lain, sementara status pabrik tersebut adalah sitaan Satgas PKH," tegas Roni Agustian.

PKS dimaksud berada dalam kawasan perkebunan milik PT. Prima Agro Sawitindo, yang yang telah disita Satgas PKH dalam kasus alih fungsi kawasan hutan seluas 1.500an hektar.

"Terlalu lancang pemilik PT PAS tersebut, sudah jelas PKS itu berada dalam tanggung jawab aparat penegak hukum, berani-beraninya menjualnya  pihak lain," kata Roni.

Ditambahkan, "Kejaksaan Agung harus bertindak tegas atas perbuatan melanggar hukum yang dilakukan Djohor tersebut."

Penegasan sikap APHI ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang telah disampaikan kepada Kejagung RI melalui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus beberapa Waktu lalu.

Sebagai dijelaskan bahwa keberadaan PKS PT PAS tersebut, termasuk dalam Kawasan yang disita Satgas PKH, dan tak satupun pihak yang diperbolehkan melakukan tindakan apapun, termasuk menjual barang sitaan.

Faktanya beberapa waktu yang lalu, Djohor pemilik PT PAS ternyata telah menjual PKS kepada seorang pengusaha yang diketahui bernama Hendri Endi alias Ace.

"Kami mendesak khususnya kepada Jampidsus untuk mengusut penjualan PKS sitaan penegak hukum (Satgas PKH, red) tersebut, sudah terlalu kurang ajar sikap para pengusaha tersebut terhadap pegak hukum kita ini, tak ada sikap menghargai sama sekali terhadap hukum yang berlaku," ujar Roni kesal.

Roni menegaskan sikapnya akan terus mendesak pengakan supremasi hukum terkait pelanggaran alih fungsi Kawasan hutan di negeri ini.

"Kami berharap Kejaksaaan Agung RI benar-benar menjadi lokomotif supremasi hukum di negeri yang kita cintai ini," harapnya.

Sementara itu Sulastri salah satu Direksi PT PAS, sampai saat ini tak memberikan tanggapan terkait penjualan PKS tersebut, ketika dikonfirmasi.***
 

Index
Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat
Kisah An Lushan dan Retaknya Kekuasaan.
Kisah An Lushan dan Retaknya Kekuasaan.
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33:21 WIB
Komitmen ESG Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih Tiga IGA 2026 Berpredikat Platinum
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan DPR RI Komisi VI
BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM Untuk Nelayan di Nias Utara
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Apresiasi Sinergi dan Pastikan Energi Tetap Mengalir
Kebersamaan Warga RW 06 Air Putih, Kebahagiaan Tersendiri Bagi Afriani dan Aulia
Snow Snow
Snow Snow


daerah
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB
Hore.., Aspirasi Anggota DPR RI Karmila Sari Beasiswa KIP dan PIP di Riau Sudah Masuk ke Rekening Siswa
Resmi Maju Calon Ketua IPP: Muflihun Akan Satukan Seluruh Putera Putri Pekanbaru
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru Terima Kunjungan Satpolairud Polres Pelalawan 
Index
Kebijakan Menu MBG Justru Memicu Inflasi?
Kebijakan Menu MBG Justru Memicu Inflasi?
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:56:59 WIB
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih
Booth UMKM Lokal Binaan Kilang Pertamina Dumai Bukukan Penjualan Hampir Rp 70 Juta
Optimal Jaga Ketahanan Energi Selama Periode Nataru 2026, Kilang Pertamina Dumai Terima Kunjungan Anggota Komite BPH Migas
MWT Malam Tahun Baru, Kilang Pertamina Dumai Pastikan Kilang Beroperasi Optimal untuk Jaga Ketersediaan Energi
Hore.., Aspirasi Anggota DPR RI Karmila Sari Beasiswa KIP dan PIP di Riau Sudah Masuk ke Rekening Siswa
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal
Resmi Maju Calon Ketua IPP: Muflihun Akan Satukan Seluruh Putera Putri Pekanbaru
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI
Politik
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau
Anggota DPR RI Karmila Sari Usul Dana BOSDA Biayai Cabor di Sekolah dan Penataan Aset PON Riau
Parisman Ihwan Mulai Goyah, Dua Statement Berbeda di Dua Media
Kader PDIP Solid Dukung Pemerintahan Prabowo Perintah Megawati
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
Komitmen ESG Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Sumbagut Raih Tiga IGA 2026 Berpredikat Platinum
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pemulihan Huntara Ketapiang Bersama Direksi Pertamina dan DPR RI Komisi VI
BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM Untuk Nelayan di Nias Utara
Hukum
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal
Gubernur LIRA Minta Semua Pihak Menghormati Proses Hukum Yang Dijalani Abdul Wahid
Nasional
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional

Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR 
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 

internasional
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
olahraga
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain
PSPS Akan DIlatih Caretaker, Sampai Pengganti Ilham Datang
Didukung Anggota DPR RI Karmila Sari, Festival Pacu Sampan Tradisional di Rumbai Jadi Wisata dan Ekonomi Daerah

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin
hukum | Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

JAKARTA - Kejaksaan Agung harus mengusut tuntas jual beli pabrik kelapa sawit PT Prima Agro Sawitindo (PAS) sitaan Satgas Penertiban Kawan Hutan (PKH) yang diduga dilakukan Djohor Judin pemilik pabrik tersebut.

Hal ini ditegaskan Direktur Eksekutif Aliansi Pemerhati Hutan Indonesia - Roni Agustian dalam keterangan pers-nya yang diterima redaksi, Kamis (15/01/2026).

Diungkapkan bahwa perusahaan perkebunan sawit berkantor di Kota Rengat tersebut beroperasi di Desa Belimbing, Kecamatan batang Gangsal, Kabupaten Indragiri Hulu. 

"Kami meminta Kejaksaan Agung untuk mengusut penjualan PKS oleh saudara Djohor pemilik PT. Prima Agro Sawitindo kepada pihak lain, sementara status pabrik tersebut adalah sitaan Satgas PKH," tegas Roni Agustian.

PKS dimaksud berada dalam kawasan perkebunan milik PT. Prima Agro Sawitindo, yang yang telah disita Satgas PKH dalam kasus alih fungsi kawasan hutan seluas 1.500an hektar.

"Terlalu lancang pemilik PT PAS tersebut, sudah jelas PKS itu berada dalam tanggung jawab aparat penegak hukum, berani-beraninya menjualnya  pihak lain," kata Roni.

Ditambahkan, "Kejaksaan Agung harus bertindak tegas atas perbuatan melanggar hukum yang dilakukan Djohor tersebut."

Penegasan sikap APHI ini merupakan tindak lanjut dari laporan yang telah disampaikan kepada Kejagung RI melalui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus beberapa Waktu lalu.

Sebagai dijelaskan bahwa keberadaan PKS PT PAS tersebut, termasuk dalam Kawasan yang disita Satgas PKH, dan tak satupun pihak yang diperbolehkan melakukan tindakan apapun, termasuk menjual barang sitaan.

Faktanya beberapa waktu yang lalu, Djohor pemilik PT PAS ternyata telah menjual PKS kepada seorang pengusaha yang diketahui bernama Hendri Endi alias Ace.

"Kami mendesak khususnya kepada Jampidsus untuk mengusut penjualan PKS sitaan penegak hukum (Satgas PKH, red) tersebut, sudah terlalu kurang ajar sikap para pengusaha tersebut terhadap pegak hukum kita ini, tak ada sikap menghargai sama sekali terhadap hukum yang berlaku," ujar Roni kesal.

Roni menegaskan sikapnya akan terus mendesak pengakan supremasi hukum terkait pelanggaran alih fungsi Kawasan hutan di negeri ini.

"Kami berharap Kejaksaaan Agung RI benar-benar menjadi lokomotif supremasi hukum di negeri yang kita cintai ini," harapnya.

Sementara itu Sulastri salah satu Direksi PT PAS, sampai saat ini tak memberikan tanggapan terkait penjualan PKS tersebut, ketika dikonfirmasi.***
 

TERKINI

Anggota Komisi X DPR RI Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, menegaskan dukungannya terhadap program.

Rabu, 28 Januari 2026 | 13:35:00 WIB

Sejarah tidak mencatat keruntuhan sebagai bunyi keras yang tiba-tiba. Keruntuhan sering hadir.
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33:21 WIB
Penghargaanh diberikan dalam kategori khusus Pelayanan Korban Bencana Ekologis Sumatera kepada tiga.
Selasa, 27 Januari 2026 | 11:58:49 WIB

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina Patra Niaga Sumbagut dalam.

Jumat, 23 Januari 2026 | 16:00:00 WIB

Secara umum, pasokan BBM di provinsi tersebut dalam keadaan aman dan untuk wilayah terdampak,.

Senin, 19 Januari 2026 | 06:11:00 WIB