
DUMAI — Sebagai perusahaan pengolahan migas dan petrokimia berskala nasional, Kilang Pertamina Dumai secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Kilang Pertamina Dumai memberikan dukungannya di berbagai sektor, mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, serta Pemberdayaan Masyarakat, termasuk penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Sebagai bagian dari pilar program Pertamina Berdikari, Kilang Pertamina Dumai secara aktif mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani lokal di Kota Dumai.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan pangan berbasis potensi lokal.

Langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, khususnya terkait dengan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan
Dalam implementasinya, selain memberikan pendampingan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Alam Tani di Kelurahan Tanjung Palas yang mengembangkan pertanian Sorgum, Kilang Pertamina Dumai juga memberikan dukungan serupa kepada Kelompok Tani Tuah Jaya di Kelurahan Mekarsari.
Kelompok ini menjalankan program pertanian berbasis ramah lingkungan melalui penerapan konsep pertanian terpadu yang mengintegrasikan pengelolaan lahan, peternakan, dan pengolahan limbah organik secara berkelanjutan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, mengatakan bahwa dukungan kepada Kelompok Tani Tuah Jaya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan lokal.
“Dukungan ini adalah upaya Kilang Dumai mendorong masyarakat agar produktif sehingga memberikan nilai tambah secara ekonomi dengan mengelola lahan yang belum optimal sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekitar,” ujar Agustiawan.

Ia menambahkan, “program pemberdayaan ini juga menjadi dorongan agar semakin banyak masyarakat di Kota Dumai tertarik di sektor pertanian, sekaligus mendorong regenerasi petani dari kalangan muda,” imbuhnya.
Kelompok Tani Tuah Jaya sendri terbentuk pada tahun 2020 di RT 03 Kelurahan Mekar Sari. Beranggotakan 25 orang dengan berbagai latar belakang usia, kelompok ini lahir akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang mendorong mereka beradaptasi untuk mencari sumber pendapatan yang lain secara mandiri.
Kelompok Tuah Jaya mengembangkan budidaya pertanian dengan menerapkan sistem semi-modern dengan menggunakan “hand tractor” dalam pengelolaan lahannya.
Jenis tanaman yang dibudidayakan pun beragam, mulai dari komoditas hortikultura seperti cabai, jagung, berbagai jenis sayuran dan buah-buahan seperti pepaya serta semangka, hingga tanaman keras yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Dari aktivitas pertanian tersebut, Kelompok Tani Tuah Jaya berhasil meningkatkan pendapatan kelompok hingga Rp8,5 juta.
Tak sekadar bertani, kegiatan kelompok Tuah Jaya juga terintegrasi dengan sektor peternakan, seperti peternakan ayam dan sapi, serta pengelolaan sampah organik dengan budidaya maggot sebagai agen pengurai sampah.

Maggot yang dihasilkan kemudian diolah menjadi pupuk organik, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ternak ayam. yang menciptakan siklus pertanian terpadu yang ramah lingkungan
Sejak kelompok tersebut mulai berjalan hingga 2025, Kilang Pertamina Dumai telah memberikan dukungan untuk mempercepat transformasi Kelompok Tani Tuah Jaya melalui bantuan pengolahan lahan, penyediaan pupuk, pembangunan sistem irigasi drip, hingga pelatihan pembuatan pupuk organik.
Dukungan juga diberikan dalam bentuk fasilitas peternakan, seperti kandang ayam, rumah maggot, mesin pencacah rumput untuk sapi, serta mesin penetas telur.
Program pemberdayaan petani ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang secara konsisten dijalankan perusahaan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Sebagai bagian dari lini bisnis Pertamina, Kilang Dumai menjalankan program TJSL dengan mengacu pada empat pilar strategis utama, yaitu Pendidikan (Pertamina Cerdas), Kesehatan (Pertamina Sehati), Lingkungan (Pertamina Hijau), dan Pemberdayaan Masyarakat (Pertamina Berdikari).***
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Penyaluran BBM, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Riau Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:15:23 WIB |
Gerak Cepat Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Padang Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:36:18 WIB |
Kembangkan Pisang Cavendis di Pulau Birandang, Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Inisiatif Jefri Noer Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:28:28 WIB |
Pastikan Keandalan Layanan SPBU Bersama Komisaris dan Direksi Pertamina Patra Niaga Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Umpan Serak Gaya Ali Riza Pahlevi Kandidat Dirut Jamkrida Riau Senin, 27 Juli 2026 | 17:31:53 WIB |
Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM Tetap Terjaga di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau Senin, 20 Juli 2026 | 20:00:00 WIB |
Mulai 14 Juli 2026, Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Bright Gas di Regional Sumbagut Senin, 20 Juli 2026 | 18:00:00 WIB |
Perkuat Edukasi Lingkungan Melalui Program SEKAR di Kawasan Pesisir Medan Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00:00 WIB |
Distribusi BBM di Sumatera Utara Semakin Membaik, Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman Jumat, 17 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Sumatera Utara, Terminal BBM dan SPBU 24 Jam Dioperasikan Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Perpustakaan Soeman HS Masih Menjadi Pilihan Favorit Mahasiswa Selama Ramadhan Jumat, 27 Februari 2026 | 14:55:54 WIB |
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:43:00 WIB |
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan Minggu, 8 Februari 2026 | 14:21:14 WIB |
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru Jumat, 6 Februari 2026 | 10:15:29 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Perkuat Distribusi BBM di Sumatera Utara Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas Kamis, 9 Juli 2026 | 16:40:39 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Fondasi Bisnis UMKM untuk Menembus Pasar Global Rabu, 1 Juli 2026 | 23:00:00 WIB |
Patra Niaga Sumbagut Dukung Industri Olahraga Otomotif melalui Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Rabu, 1 Juli 2026 | 11:00:00 WIB |
Bersama GESID Halal Center, Patra Niaga Sumbagut Perkuat Ekosistem Halal Berkelanjutan Selasa, 30 Juni 2026 | 22:00:00 WIB |
Tebar Kepedulian bagi Anak Yatim, Duafa dan Disabilitas, Pertamina Berkah Hadir di Lima Provinsi Jumat, 19 Juni 2026 | 21:00:00 WIB |
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional Kamis, 11 Juni 2026 | 11:00:00 WIB |
Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Melalui Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat SPBU di Aceh Besar Rabu, 10 Juni 2026 | 20:00:00 WIB |
Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung Lakukan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan Sabtu, 6 Juni 2026 | 19:00:00 WIB |
Komut dan Direktur Kelembagaan & Kepatuhan Patra Niaga Turun Langsung Kamis, 4 Juni 2026 | 12:00:00 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Penyaluran BBM, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Riau Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:15:23 WIB |
Gerak Cepat Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Padang Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:36:18 WIB |
Kembangkan Pisang Cavendis di Pulau Birandang, Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Inisiatif Jefri Noer Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:28:28 WIB |
Pastikan Keandalan Layanan SPBU Bersama Komisaris dan Direksi Pertamina Patra Niaga Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi Jumat, 13 Maret 2026 | 15:20:25 WIB |
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain Selasa, 3 Maret 2026 | 13:57:09 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI Kamis, 20 November 2025 | 11:00:47 WIB |
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB |
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:06:54 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026 Selasa, 17 Maret 2026 | 14:04:01 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |

DUMAI — Sebagai perusahaan pengolahan migas dan petrokimia berskala nasional, Kilang Pertamina Dumai secara konsisten menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Kilang Pertamina Dumai memberikan dukungannya di berbagai sektor, mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan, serta Pemberdayaan Masyarakat, termasuk penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Sebagai bagian dari pilar program Pertamina Berdikari, Kilang Pertamina Dumai secara aktif mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan petani lokal di Kota Dumai.
Program ini dirancang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketersediaan pangan berbasis potensi lokal.

Langkah ini sejalan dengan visi Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo, khususnya terkait dengan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan
Dalam implementasinya, selain memberikan pendampingan kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) Alam Tani di Kelurahan Tanjung Palas yang mengembangkan pertanian Sorgum, Kilang Pertamina Dumai juga memberikan dukungan serupa kepada Kelompok Tani Tuah Jaya di Kelurahan Mekarsari.
Kelompok ini menjalankan program pertanian berbasis ramah lingkungan melalui penerapan konsep pertanian terpadu yang mengintegrasikan pengelolaan lahan, peternakan, dan pengolahan limbah organik secara berkelanjutan.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, mengatakan bahwa dukungan kepada Kelompok Tani Tuah Jaya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan lokal.
“Dukungan ini adalah upaya Kilang Dumai mendorong masyarakat agar produktif sehingga memberikan nilai tambah secara ekonomi dengan mengelola lahan yang belum optimal sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekitar,” ujar Agustiawan.

Ia menambahkan, “program pemberdayaan ini juga menjadi dorongan agar semakin banyak masyarakat di Kota Dumai tertarik di sektor pertanian, sekaligus mendorong regenerasi petani dari kalangan muda,” imbuhnya.
Kelompok Tani Tuah Jaya sendri terbentuk pada tahun 2020 di RT 03 Kelurahan Mekar Sari. Beranggotakan 25 orang dengan berbagai latar belakang usia, kelompok ini lahir akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang mendorong mereka beradaptasi untuk mencari sumber pendapatan yang lain secara mandiri.
Kelompok Tuah Jaya mengembangkan budidaya pertanian dengan menerapkan sistem semi-modern dengan menggunakan “hand tractor” dalam pengelolaan lahannya.
Jenis tanaman yang dibudidayakan pun beragam, mulai dari komoditas hortikultura seperti cabai, jagung, berbagai jenis sayuran dan buah-buahan seperti pepaya serta semangka, hingga tanaman keras yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Dari aktivitas pertanian tersebut, Kelompok Tani Tuah Jaya berhasil meningkatkan pendapatan kelompok hingga Rp8,5 juta.
Tak sekadar bertani, kegiatan kelompok Tuah Jaya juga terintegrasi dengan sektor peternakan, seperti peternakan ayam dan sapi, serta pengelolaan sampah organik dengan budidaya maggot sebagai agen pengurai sampah.

Maggot yang dihasilkan kemudian diolah menjadi pupuk organik, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan sebagai pakan alami bagi ternak ayam. yang menciptakan siklus pertanian terpadu yang ramah lingkungan
Sejak kelompok tersebut mulai berjalan hingga 2025, Kilang Pertamina Dumai telah memberikan dukungan untuk mempercepat transformasi Kelompok Tani Tuah Jaya melalui bantuan pengolahan lahan, penyediaan pupuk, pembangunan sistem irigasi drip, hingga pelatihan pembuatan pupuk organik.
Dukungan juga diberikan dalam bentuk fasilitas peternakan, seperti kandang ayam, rumah maggot, mesin pencacah rumput untuk sapi, serta mesin penetas telur.
Program pemberdayaan petani ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang secara konsisten dijalankan perusahaan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Sebagai bagian dari lini bisnis Pertamina, Kilang Dumai menjalankan program TJSL dengan mengacu pada empat pilar strategis utama, yaitu Pendidikan (Pertamina Cerdas), Kesehatan (Pertamina Sehati), Lingkungan (Pertamina Hijau), dan Pemberdayaan Masyarakat (Pertamina Berdikari).***
Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan penanaman bibit pisang Cavendish sekaligus memanen hasil.
| Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas | Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat |