
DUMAI — Kilang Pertamina Dumai terus memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk membangun budaya kerja yang aman, sehat dan selamat secara menyeluruh, baik bagi pekerja maupun mitra kerja dan kontraktor perusahaan.
Pada peringatan Bulan K3 Nasional 2026 yang jatuh pada Senin (12/1), secara resmi Kilang Pertamina Dumai membukanya dengan menggelar upacara pembukaan Bulan K3 yang berlangsung di Lapangan Main Office PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit II Dumai.
Kegiatan tahunan ini menjadi refleksi atas perjalanan Kilang Pertamina Dumai sepanjang 2025 yang telah dilewati dengan berbagai tantangan dan berhasil dilewati dengan baik.
Momentum ini juga sekaligus menegaskan kepada seluruh insan perusahaan bahwa tidak ada kompromi terhadap penerapan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam bekerja.
Salah satunya dijalankan dengan penerapan HSSE Golden Rules yaitu Patuhi, Intervensi, dan Peduli (PIP) secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa Kilang Pertamina Dumai memegang peran penting dalam suplai BBM nasional di wilayah Sumatra, sehingga penting bagi seluruh insan perusahaan untuk dapat mengelola dan menjaga budaya HSSE, operasional, dan keandalan kilang untuk keberlangsungan bisnis. Oleh karena itu, budaya HSSE yang generative harus wujudkan dalam pekerjaan sehari-hari, dimulai dari diri masing-masing.
Ia menekankan, sikap kerja yang aman, disiplin, dan peduli akan membentuk kebiasaan positif yang menular kepada lingkungan kerja. “Setiap pekerjaan wajib diawali dengan pemahaman risiko dan pengendalian yang tepat. Kenali bahayanya, mitigasi risikonya, dan laksanakan pekerjaan sesuai prosedur. Inilah kunci untuk mencapai zero accident dan menjaga keberlangsungan operasional kilang,” tegas Iwan.

Selain mengingatkan terkait penerapan HSSE, Iwan Kurniawan juga mengingatkan kembali bahwa bekerja di kilang merupakan lingkungan kerja yang berisiko tinggi, mudah terbakar, meledak dan beracun. “Tidak ada kata kompromi dalam penerapan HSSE Golden Rules dan Slogan Personal Risk Assessment BETUAH,” jelasnya.
BETUAH sendiri merupakan akronim dari Be (Berpikir Risiko), TU (Tindakan & Usaha Keselamatan), AH (Aman & Hati-hati), yang menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan Kilang Pertamina Dumai.
Pada kesempatan itu, Iwan Kurniawan juga mengajak seluruh pekerja, mitra kerja, dan kontraktor perusahaan untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan kerja“Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan kerja yang aman dengan menerapkan dan menjaga budaya HSSE di manapun kita beraktivitas,” imbuhnya
Acara pembukaan bulan K3 Kilang Pertamina Dumai tahun ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan No. 04 Nasional Tahun 2026 tentang pedoman petunjuk pelaksanaan, tema peringatan Bulan K3 Nasional yaitu “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional yang ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, pelaksanaan Bulan K3 tahun ini Kilang Pertamina Dumai mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Aspek HSSE Sesuai Tata Nilai AKHLAK Untuk Mewujudkan Budaya Safety Generative Secara Berkesinambungan”.
Precious Mornfavour selaku Ketua Pelaksanaan Bulan K3 Kilang Pertamina Dumai tahun ini menyampaikan, setelah upacara pembukaan, pelaksanaan Bulan K3 tahun ini rencananya akan diisi dengan 10 rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut meliputi seminar yang melibatkan pekerja, keluarga, dan mitra kerja; Lomba First Aider; donor darah; kuis cerdas cermat; Safety Leadership Program (SLP) Street Campaign; kampanye tertib lalu lintas; Eco Innovation Challenge; lomba Procedure Emergency Response; tabligh akbar; hingga ditutup dengan kegiatan One Day Finish.
Ia berharap peringatan Bulan K3 tahun ini dapat menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi seluruh insan Kilang Pertamina Dumai untuk meningkatkan implementasi sekaligus memperkuat budaya K3 dalam bekerja, yang dimulai dari kesadaran diri masing-masing.

“Semoga melalui rangkaian kegiatan Bulan K3 ini, dapat menjadi ajang untuk peningkatan implementasi K3 untuk seluruh insan pekerja dan mitra kerja RU II Dumai. Sehingga dapat mewujudkan sinergi bersama dalam menjaga operasional yang aman untuk mewujudkan Refining Sustainability,” ujar Precious.
Resminya Pembukaan Bulan K3 Kilang Pertamina Dumai ini ditandai dengan penyerahan bendera K3 dari Iwan Kurniawan yang didampingi oleh Manager HSSE Kilang Dumai, Syahrial Okzani kepada Precious Mornfavour.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 tidak hanya bersifat seremonial, namun menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.
“Bulan K3 menjadi pengingat bagi seluruh insan perusahaan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Penguatan budaya HSSE terus kami dijalankan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta tindak lanjut yang berkesinambungan sesuai standar aturan nasional dan internasional yang berlaku,” kata dia.
Lebih lanjut, Agustiawan menjelaskan bahwa upaya penguatan budaya HSSE di lingkungan Kilang Pertamina Dumai juga dilakukan melalui peninjauan dan perbaikan berkelanjutan dengan audit berkala. Penerapan tersebut berlaku di seluruh unit operasi perusahaan, meliputi Kilang Dumai, Kilang Sungai Pakning, serta Unit Pangkalan Brandan, Sumatra Utara.
Kegiatan ini kemudian ditutup dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan jajaran manajemen Kilang Pertamina Dumai dengan iringan lagu-lagu Timur yang enerjik. Kegiatan tersebut semakin menambah kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menjaga keselamatan kerja serta menghadirkan lingkungan kerja yang aman dan inklusif.
Pelaksanaan Bulan K3 Nasional ini juga sekaligus menjadi cerminan upaya berkelanjutan yang terus ditingkatkan Kilang Pertamina Dumai dalam menekan angka kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran, pencemaran lingkungan, serta potensi gangguan keamanan yang berimplikasi pada aset, sumber daya manusia, lingkungan perusahaan, sehingga operasional kilang tetap andal dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional.***
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Penyaluran BBM, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Riau Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:15:23 WIB |
Gerak Cepat Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Padang Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:36:18 WIB |
Kembangkan Pisang Cavendis di Pulau Birandang, Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Inisiatif Jefri Noer Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:28:28 WIB |
Pastikan Keandalan Layanan SPBU Bersama Komisaris dan Direksi Pertamina Patra Niaga Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Umpan Serak Gaya Ali Riza Pahlevi Kandidat Dirut Jamkrida Riau Senin, 27 Juli 2026 | 17:31:53 WIB |
Patra Niaga Sumbagut Pastikan Pasokan BBM Tetap Terjaga di Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau Senin, 20 Juli 2026 | 20:00:00 WIB |
Mulai 14 Juli 2026, Patra Niaga Lakukan Penyesuaian Harga Bright Gas di Regional Sumbagut Senin, 20 Juli 2026 | 18:00:00 WIB |
Perkuat Edukasi Lingkungan Melalui Program SEKAR di Kawasan Pesisir Medan Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:00:00 WIB |
Distribusi BBM di Sumatera Utara Semakin Membaik, Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman Jumat, 17 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Percepat Normalisasi Distribusi BBM di Sumatera Utara, Terminal BBM dan SPBU 24 Jam Dioperasikan Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Perpustakaan Soeman HS Masih Menjadi Pilihan Favorit Mahasiswa Selama Ramadhan Jumat, 27 Februari 2026 | 14:55:54 WIB |
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:43:00 WIB |
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan Minggu, 8 Februari 2026 | 14:21:14 WIB |
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru Jumat, 6 Februari 2026 | 10:15:29 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Perkuat Distribusi BBM di Sumatera Utara Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas Kamis, 9 Juli 2026 | 16:40:39 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Fondasi Bisnis UMKM untuk Menembus Pasar Global Rabu, 1 Juli 2026 | 23:00:00 WIB |
Patra Niaga Sumbagut Dukung Industri Olahraga Otomotif melalui Pertamax Turbo Aspira Premio MotoPrix Rabu, 1 Juli 2026 | 11:00:00 WIB |
Bersama GESID Halal Center, Patra Niaga Sumbagut Perkuat Ekosistem Halal Berkelanjutan Selasa, 30 Juni 2026 | 22:00:00 WIB |
Tebar Kepedulian bagi Anak Yatim, Duafa dan Disabilitas, Pertamina Berkah Hadir di Lima Provinsi Jumat, 19 Juni 2026 | 21:00:00 WIB |
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional Kamis, 11 Juni 2026 | 11:00:00 WIB |
Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Melalui Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat SPBU di Aceh Besar Rabu, 10 Juni 2026 | 20:00:00 WIB |
Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung Lakukan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan Sabtu, 6 Juni 2026 | 19:00:00 WIB |
Komut dan Direktur Kelembagaan & Kepatuhan Patra Niaga Turun Langsung Kamis, 4 Juni 2026 | 12:00:00 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Optimalkan Penyaluran BBM, Penuhi Kebutuhan Masyarakat Riau Kamis, 6 Agustus 2026 | 22:15:23 WIB |
Gerak Cepat Patra Niaga Sumbagut Salurkan Bantuan Masyarakat Terdampak Bencana Banjir di Padang Kamis, 6 Agustus 2026 | 20:36:18 WIB |
Kembangkan Pisang Cavendis di Pulau Birandang, Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Inisiatif Jefri Noer Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:28:28 WIB |
Pastikan Keandalan Layanan SPBU Bersama Komisaris dan Direksi Pertamina Patra Niaga Jumat, 31 Juli 2026 | 12:00:00 WIB |
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi Jumat, 13 Maret 2026 | 15:20:25 WIB |
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain Selasa, 3 Maret 2026 | 13:57:09 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI Kamis, 20 November 2025 | 11:00:47 WIB |
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB |
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:06:54 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026 Selasa, 17 Maret 2026 | 14:04:01 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |

DUMAI — Kilang Pertamina Dumai terus memperkuat langkah nyata dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk membangun budaya kerja yang aman, sehat dan selamat secara menyeluruh, baik bagi pekerja maupun mitra kerja dan kontraktor perusahaan.
Pada peringatan Bulan K3 Nasional 2026 yang jatuh pada Senin (12/1), secara resmi Kilang Pertamina Dumai membukanya dengan menggelar upacara pembukaan Bulan K3 yang berlangsung di Lapangan Main Office PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit II Dumai.
Kegiatan tahunan ini menjadi refleksi atas perjalanan Kilang Pertamina Dumai sepanjang 2025 yang telah dilewati dengan berbagai tantangan dan berhasil dilewati dengan baik.
Momentum ini juga sekaligus menegaskan kepada seluruh insan perusahaan bahwa tidak ada kompromi terhadap penerapan budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam bekerja.
Salah satunya dijalankan dengan penerapan HSSE Golden Rules yaitu Patuhi, Intervensi, dan Peduli (PIP) secara konsisten dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan menyampaikan bahwa Kilang Pertamina Dumai memegang peran penting dalam suplai BBM nasional di wilayah Sumatra, sehingga penting bagi seluruh insan perusahaan untuk dapat mengelola dan menjaga budaya HSSE, operasional, dan keandalan kilang untuk keberlangsungan bisnis. Oleh karena itu, budaya HSSE yang generative harus wujudkan dalam pekerjaan sehari-hari, dimulai dari diri masing-masing.
Ia menekankan, sikap kerja yang aman, disiplin, dan peduli akan membentuk kebiasaan positif yang menular kepada lingkungan kerja. “Setiap pekerjaan wajib diawali dengan pemahaman risiko dan pengendalian yang tepat. Kenali bahayanya, mitigasi risikonya, dan laksanakan pekerjaan sesuai prosedur. Inilah kunci untuk mencapai zero accident dan menjaga keberlangsungan operasional kilang,” tegas Iwan.

Selain mengingatkan terkait penerapan HSSE, Iwan Kurniawan juga mengingatkan kembali bahwa bekerja di kilang merupakan lingkungan kerja yang berisiko tinggi, mudah terbakar, meledak dan beracun. “Tidak ada kata kompromi dalam penerapan HSSE Golden Rules dan Slogan Personal Risk Assessment BETUAH,” jelasnya.
BETUAH sendiri merupakan akronim dari Be (Berpikir Risiko), TU (Tindakan & Usaha Keselamatan), AH (Aman & Hati-hati), yang menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan Kilang Pertamina Dumai.
Pada kesempatan itu, Iwan Kurniawan juga mengajak seluruh pekerja, mitra kerja, dan kontraktor perusahaan untuk berperan aktif dalam menjaga keselamatan kerja“Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan kerja yang aman dengan menerapkan dan menjaga budaya HSSE di manapun kita beraktivitas,” imbuhnya
Acara pembukaan bulan K3 Kilang Pertamina Dumai tahun ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Ketenagakerjaan No. 04 Nasional Tahun 2026 tentang pedoman petunjuk pelaksanaan, tema peringatan Bulan K3 Nasional yaitu “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”. Sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional yang ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, pelaksanaan Bulan K3 tahun ini Kilang Pertamina Dumai mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Aspek HSSE Sesuai Tata Nilai AKHLAK Untuk Mewujudkan Budaya Safety Generative Secara Berkesinambungan”.
Precious Mornfavour selaku Ketua Pelaksanaan Bulan K3 Kilang Pertamina Dumai tahun ini menyampaikan, setelah upacara pembukaan, pelaksanaan Bulan K3 tahun ini rencananya akan diisi dengan 10 rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut meliputi seminar yang melibatkan pekerja, keluarga, dan mitra kerja; Lomba First Aider; donor darah; kuis cerdas cermat; Safety Leadership Program (SLP) Street Campaign; kampanye tertib lalu lintas; Eco Innovation Challenge; lomba Procedure Emergency Response; tabligh akbar; hingga ditutup dengan kegiatan One Day Finish.
Ia berharap peringatan Bulan K3 tahun ini dapat menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi seluruh insan Kilang Pertamina Dumai untuk meningkatkan implementasi sekaligus memperkuat budaya K3 dalam bekerja, yang dimulai dari kesadaran diri masing-masing.

“Semoga melalui rangkaian kegiatan Bulan K3 ini, dapat menjadi ajang untuk peningkatan implementasi K3 untuk seluruh insan pekerja dan mitra kerja RU II Dumai. Sehingga dapat mewujudkan sinergi bersama dalam menjaga operasional yang aman untuk mewujudkan Refining Sustainability,” ujar Precious.
Resminya Pembukaan Bulan K3 Kilang Pertamina Dumai ini ditandai dengan penyerahan bendera K3 dari Iwan Kurniawan yang didampingi oleh Manager HSSE Kilang Dumai, Syahrial Okzani kepada Precious Mornfavour.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Kilang Pertamina Dumai, Agustiawan, menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 tidak hanya bersifat seremonial, namun menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan.
“Bulan K3 menjadi pengingat bagi seluruh insan perusahaan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Penguatan budaya HSSE terus kami dijalankan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta tindak lanjut yang berkesinambungan sesuai standar aturan nasional dan internasional yang berlaku,” kata dia.
Lebih lanjut, Agustiawan menjelaskan bahwa upaya penguatan budaya HSSE di lingkungan Kilang Pertamina Dumai juga dilakukan melalui peninjauan dan perbaikan berkelanjutan dengan audit berkala. Penerapan tersebut berlaku di seluruh unit operasi perusahaan, meliputi Kilang Dumai, Kilang Sungai Pakning, serta Unit Pangkalan Brandan, Sumatra Utara.
Kegiatan ini kemudian ditutup dengan senam pagi bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan jajaran manajemen Kilang Pertamina Dumai dengan iringan lagu-lagu Timur yang enerjik. Kegiatan tersebut semakin menambah kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menjaga keselamatan kerja serta menghadirkan lingkungan kerja yang aman dan inklusif.
Pelaksanaan Bulan K3 Nasional ini juga sekaligus menjadi cerminan upaya berkelanjutan yang terus ditingkatkan Kilang Pertamina Dumai dalam menekan angka kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, kebakaran, pencemaran lingkungan, serta potensi gangguan keamanan yang berimplikasi pada aset, sumber daya manusia, lingkungan perusahaan, sehingga operasional kilang tetap andal dalam mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional.***
Bupati Kampar Ahmad Yuzar melakukan penanaman bibit pisang Cavendish sekaligus memanen hasil.
| Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas | Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat |