
PEKANBARU - Diduga mengejar target realisasi kredit usaha rakyat, BRI Cabang Taluk Kuantan melalui Unit Cerenti kucurkan kredit kepada 42 orang nasabah dengan nilai total sebesar Rp.4,2miliar.
Namun, capaian ini ditenggarai melanggar prosedur penyaluran kredit, yang seharusnya ditransfer ke rekening nasabah, justru dibawa langsung pegawai BRI dalam bentuk tunai, lalu didistribusikan ke tangan nasabah.
Hal inilah yang membuat sebagian besar dari 42 orang menolak menerima uang tunai tersebut, karena jumlah yang diserahkan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya mereka terima.
Ada beberapa kejanggalan dalam laporan para nasabah BRI yang diterima Dewan Pimpinan Pusat Forum Pembela Hak-Hak Masyarakat Tempatan (FBHMT, red) Provinsi Riau.
"Pertama pihak Bank BRI Taluk Kuantan berani mengucurkan kredit dengan agunan berupa Surat Hibah Tanah dalam Kawasan Hutan, sebesar Rp.100juta per-nasabah," kata Harapan Nainggolan Ketua Umum DPP FBHMT dalam siaran persnya.
Ditambahkan Harapan, surat tanah yang beralamat di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau tersebut diterbitkan oleh pemangku Adat setempat.
"Kami menduga, ada lingkaran besar korupsi besar-besaran yang memanipulasi data-data penyaluran kredit tersebut di tubuh manajemen Bank BRI Regional Office (RO) Pekanbaru, karena angkanya cukup fantastis," selidik Harapan.
Dalam kajian DPP FBHMT, dari Rp100juta plafon kredit yang disetujui pihak Bank, nasabah seharunya menerima dana sebesar Rp93juta setelah dipotong sesuai aturan. Penyimpangan penyaluran kredit dengan modus seperti ini diduga juga dilakukan di sejumlah titik sasaran.
"Ternyata peminjam hanya menerima sebesar Rp65juta dalam bentuk tunai dari pihak Bank BRI yang diserahkan langsung oleh staf BRI Unit Cerenti, sangat janggal seharusnya dana tersebut ditransfer ke rekening nasabah," ungkapnya.
Potongan yang dilakukan staf BRI kepada nasabah tersebut berjumlah Rp28juta, jika diakumulasi totalnya hampir mencapai Rp1,2miliar, itu baru satu titik.
Diakui Harapan, pihaknya telah menyurati Pimpinan BRI Taluk Kuantan dan BRI RO Pekanbaru, untuk mengklarifikasi hal tersebut, namun jawabannya sama yakni tak bisa berkomentar karena termasuk aturan kerahasiaan bank.
Pihak DPP FPBMT akan terus menggali persoalan ini hingga ada kepastian hukum atas dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh unsur pimpinan Bank BRI yang ingin memperkaya diri dari tekanan target kredit.
"Sejauh ini kami masih menunggu itikad baik dari manajemen Bank BRI RO Pekanbaru, jika masih menutup diri, maka kami akan teruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami yakin ada unsur pidana perbankan alam perkara ini," tegas Harapan.
Sementara itu,Redaksi RiauBerjaya.Com telah menghubungi Ditra - Staf Humas BRI RO Pekanbaru dan dijawab, "Silahkan konfirmasi langsung ke BRI Cerenti ya Pak." Jumat (20/02/2026) melalui jejaring telpon Whatapps.***
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia Jumat, 27 Februari 2026 | 01:16:53 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri Jumat, 27 Februari 2026 | 01:02:11 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H Senin, 23 Februari 2026 | 16:11:49 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Tidak Ada Korban dan Dampak Lingkungan Jumat, 20 Februari 2026 | 13:19:42 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Proyeksikan Kebutuhan LPG Hingga 3,8 Persen Kamis, 19 Februari 2026 | 18:04:28 WIB |
Sambut Ramadhan 1447H, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim Kamis, 19 Februari 2026 | 10:57:28 WIB |
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:43:00 WIB |
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:43:00 WIB |
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan Minggu, 8 Februari 2026 | 14:21:14 WIB |
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru Jumat, 6 Februari 2026 | 10:15:29 WIB |
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Sambut Bulan K3 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Budaya HSSE dan Zero Accident Jumat, 13 Februari 2026 | 18:52:14 WIB |
Pertamina dan SERUNI Serahkan Bantuan Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas bagi Warga Pidie Jaya Kamis, 12 Februari 2026 | 09:44:52 WIB |
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Fotografi Produk Rabu, 11 Februari 2026 | 08:22:40 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan Minggu, 8 Februari 2026 | 14:21:14 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan Jumat, 6 Februari 2026 | 18:02:00 WIB |
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru Jumat, 6 Februari 2026 | 10:15:29 WIB |
Apresiasi Ojol hingga Promo Hemat bagi Konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Ragam Program MyPertamina 2026 Rabu, 4 Februari 2026 | 14:13:48 WIB |
Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat Rabu, 28 Januari 2026 | 13:35:00 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia Jumat, 27 Februari 2026 | 01:16:53 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri Jumat, 27 Februari 2026 | 01:02:11 WIB |
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H Senin, 23 Februari 2026 | 16:11:49 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Tidak Ada Korban dan Dampak Lingkungan Jumat, 20 Februari 2026 | 13:19:42 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih Kamis, 8 Januari 2026 | 09:45:58 WIB |
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal Selasa, 2 Desember 2025 | 11:40:04 WIB |
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI Kamis, 20 November 2025 | 11:00:47 WIB |
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB |
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:06:54 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |
PSPS Akan DIlatih Caretaker, Sampai Pengganti Ilham Datang Rabu, 1 Oktober 2025 | 09:23:01 WIB |

PEKANBARU - Diduga mengejar target realisasi kredit usaha rakyat, BRI Cabang Taluk Kuantan melalui Unit Cerenti kucurkan kredit kepada 42 orang nasabah dengan nilai total sebesar Rp.4,2miliar.
Namun, capaian ini ditenggarai melanggar prosedur penyaluran kredit, yang seharusnya ditransfer ke rekening nasabah, justru dibawa langsung pegawai BRI dalam bentuk tunai, lalu didistribusikan ke tangan nasabah.
Hal inilah yang membuat sebagian besar dari 42 orang menolak menerima uang tunai tersebut, karena jumlah yang diserahkan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya mereka terima.
Ada beberapa kejanggalan dalam laporan para nasabah BRI yang diterima Dewan Pimpinan Pusat Forum Pembela Hak-Hak Masyarakat Tempatan (FBHMT, red) Provinsi Riau.
"Pertama pihak Bank BRI Taluk Kuantan berani mengucurkan kredit dengan agunan berupa Surat Hibah Tanah dalam Kawasan Hutan, sebesar Rp.100juta per-nasabah," kata Harapan Nainggolan Ketua Umum DPP FBHMT dalam siaran persnya.
Ditambahkan Harapan, surat tanah yang beralamat di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau tersebut diterbitkan oleh pemangku Adat setempat.
"Kami menduga, ada lingkaran besar korupsi besar-besaran yang memanipulasi data-data penyaluran kredit tersebut di tubuh manajemen Bank BRI Regional Office (RO) Pekanbaru, karena angkanya cukup fantastis," selidik Harapan.
Dalam kajian DPP FBHMT, dari Rp100juta plafon kredit yang disetujui pihak Bank, nasabah seharunya menerima dana sebesar Rp93juta setelah dipotong sesuai aturan. Penyimpangan penyaluran kredit dengan modus seperti ini diduga juga dilakukan di sejumlah titik sasaran.
"Ternyata peminjam hanya menerima sebesar Rp65juta dalam bentuk tunai dari pihak Bank BRI yang diserahkan langsung oleh staf BRI Unit Cerenti, sangat janggal seharusnya dana tersebut ditransfer ke rekening nasabah," ungkapnya.
Potongan yang dilakukan staf BRI kepada nasabah tersebut berjumlah Rp28juta, jika diakumulasi totalnya hampir mencapai Rp1,2miliar, itu baru satu titik.
Diakui Harapan, pihaknya telah menyurati Pimpinan BRI Taluk Kuantan dan BRI RO Pekanbaru, untuk mengklarifikasi hal tersebut, namun jawabannya sama yakni tak bisa berkomentar karena termasuk aturan kerahasiaan bank.
Pihak DPP FPBMT akan terus menggali persoalan ini hingga ada kepastian hukum atas dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh unsur pimpinan Bank BRI yang ingin memperkaya diri dari tekanan target kredit.
"Sejauh ini kami masih menunggu itikad baik dari manajemen Bank BRI RO Pekanbaru, jika masih menutup diri, maka kami akan teruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami yakin ada unsur pidana perbankan alam perkara ini," tegas Harapan.
Sementara itu,Redaksi RiauBerjaya.Com telah menghubungi Ditra - Staf Humas BRI RO Pekanbaru dan dijawab, "Silahkan konfirmasi langsung ke BRI Cerenti ya Pak." Jumat (20/02/2026) melalui jejaring telpon Whatapps.***
| Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat | Rapat Paripurna Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Periode 2024-2029 |