10 Ramadhan 1447 H | Jumat, 27 Februari 2026
×
Diduga Melibatkan Pimpinan BRI RO Pekanbaru Karena Jumlah Yang Fantastis
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
hukum | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

PEKANBARU - Diduga mengejar target realisasi kredit usaha rakyat, BRI Cabang Taluk Kuantan melalui Unit Cerenti kucurkan kredit kepada 42 orang nasabah dengan nilai total sebesar Rp.4,2miliar.

Namun, capaian ini ditenggarai melanggar prosedur penyaluran kredit, yang seharusnya ditransfer ke rekening nasabah, justru dibawa langsung pegawai BRI dalam bentuk tunai, lalu didistribusikan ke tangan nasabah.

Hal inilah yang membuat sebagian besar dari 42 orang menolak menerima uang tunai tersebut, karena jumlah yang diserahkan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya mereka terima.

Ada beberapa kejanggalan dalam laporan para nasabah BRI yang diterima Dewan Pimpinan Pusat Forum Pembela Hak-Hak Masyarakat Tempatan (FBHMT, red) Provinsi Riau.

"Pertama pihak Bank BRI Taluk Kuantan berani mengucurkan kredit dengan agunan berupa Surat Hibah Tanah dalam Kawasan Hutan, sebesar Rp.100juta per-nasabah," kata Harapan Nainggolan Ketua Umum DPP FBHMT dalam siaran persnya.

Ditambahkan Harapan, surat tanah yang beralamat di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau tersebut diterbitkan oleh pemangku Adat setempat.

"Kami menduga, ada lingkaran besar korupsi besar-besaran yang memanipulasi data-data penyaluran kredit tersebut di tubuh manajemen Bank BRI Regional Office (RO) Pekanbaru, karena angkanya cukup fantastis," selidik Harapan.

Dalam kajian DPP FBHMT, dari Rp100juta plafon kredit yang disetujui pihak Bank, nasabah seharunya menerima dana sebesar Rp93juta setelah dipotong sesuai aturan. Penyimpangan penyaluran kredit dengan modus seperti ini diduga juga dilakukan di sejumlah titik sasaran.

"Ternyata peminjam hanya menerima sebesar Rp65juta dalam bentuk tunai dari pihak Bank BRI yang diserahkan langsung oleh staf BRI Unit Cerenti, sangat janggal seharusnya dana tersebut ditransfer ke rekening nasabah," ungkapnya.

Potongan yang dilakukan staf BRI kepada nasabah tersebut berjumlah Rp28juta, jika diakumulasi totalnya hampir mencapai Rp1,2miliar, itu baru satu titik.

Diakui Harapan, pihaknya telah menyurati Pimpinan BRI Taluk Kuantan dan BRI RO Pekanbaru, untuk mengklarifikasi hal tersebut, namun jawabannya sama yakni tak bisa berkomentar karena termasuk aturan kerahasiaan bank.

Pihak DPP FPBMT akan terus menggali persoalan ini hingga ada kepastian hukum atas dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh unsur pimpinan Bank BRI yang ingin memperkaya diri dari tekanan target kredit.

"Sejauh ini kami masih menunggu itikad baik dari manajemen Bank BRI RO Pekanbaru, jika masih menutup diri, maka kami akan teruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami yakin ada unsur pidana perbankan alam perkara ini," tegas Harapan.

Sementara itu,Redaksi RiauBerjaya.Com telah menghubungi Ditra - Staf Humas BRI RO Pekanbaru dan dijawab, "Silahkan konfirmasi langsung ke BRI Cerenti ya Pak." Jumat (20/02/2026) melalui jejaring telpon Whatapps.***

Index
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!!
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Tidak Ada Korban dan Dampak Lingkungan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Proyeksikan Kebutuhan LPG Hingga 3,8 Persen
Sambut Ramadhan 1447H, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru
Snow Snow
Snow Snow


daerah
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB
Index
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda 
Sambut Bulan K3 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Budaya HSSE dan Zero Accident
Pertamina dan SERUNI Serahkan Bantuan Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas bagi Warga Pidie Jaya
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Fotografi Produk
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau.
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru
Apresiasi Ojol hingga Promo Hemat bagi Konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Ragam Program MyPertamina 2026
Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat
Politik
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda 
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau.
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Tidak Ada Korban dan Dampak Lingkungan
Hukum
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal
Nasional
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional

Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR 
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 

internasional
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
olahraga
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!!
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain
PSPS Akan DIlatih Caretaker, Sampai Pengganti Ilham Datang

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
Diduga Melibatkan Pimpinan BRI RO Pekanbaru Karena Jumlah Yang Fantastis
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
hukum | Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Yuki Chandra

PEKANBARU - Diduga mengejar target realisasi kredit usaha rakyat, BRI Cabang Taluk Kuantan melalui Unit Cerenti kucurkan kredit kepada 42 orang nasabah dengan nilai total sebesar Rp.4,2miliar.

Namun, capaian ini ditenggarai melanggar prosedur penyaluran kredit, yang seharusnya ditransfer ke rekening nasabah, justru dibawa langsung pegawai BRI dalam bentuk tunai, lalu didistribusikan ke tangan nasabah.

Hal inilah yang membuat sebagian besar dari 42 orang menolak menerima uang tunai tersebut, karena jumlah yang diserahkan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya mereka terima.

Ada beberapa kejanggalan dalam laporan para nasabah BRI yang diterima Dewan Pimpinan Pusat Forum Pembela Hak-Hak Masyarakat Tempatan (FBHMT, red) Provinsi Riau.

"Pertama pihak Bank BRI Taluk Kuantan berani mengucurkan kredit dengan agunan berupa Surat Hibah Tanah dalam Kawasan Hutan, sebesar Rp.100juta per-nasabah," kata Harapan Nainggolan Ketua Umum DPP FBHMT dalam siaran persnya.

Ditambahkan Harapan, surat tanah yang beralamat di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan Riau tersebut diterbitkan oleh pemangku Adat setempat.

"Kami menduga, ada lingkaran besar korupsi besar-besaran yang memanipulasi data-data penyaluran kredit tersebut di tubuh manajemen Bank BRI Regional Office (RO) Pekanbaru, karena angkanya cukup fantastis," selidik Harapan.

Dalam kajian DPP FBHMT, dari Rp100juta plafon kredit yang disetujui pihak Bank, nasabah seharunya menerima dana sebesar Rp93juta setelah dipotong sesuai aturan. Penyimpangan penyaluran kredit dengan modus seperti ini diduga juga dilakukan di sejumlah titik sasaran.

"Ternyata peminjam hanya menerima sebesar Rp65juta dalam bentuk tunai dari pihak Bank BRI yang diserahkan langsung oleh staf BRI Unit Cerenti, sangat janggal seharusnya dana tersebut ditransfer ke rekening nasabah," ungkapnya.

Potongan yang dilakukan staf BRI kepada nasabah tersebut berjumlah Rp28juta, jika diakumulasi totalnya hampir mencapai Rp1,2miliar, itu baru satu titik.

Diakui Harapan, pihaknya telah menyurati Pimpinan BRI Taluk Kuantan dan BRI RO Pekanbaru, untuk mengklarifikasi hal tersebut, namun jawabannya sama yakni tak bisa berkomentar karena termasuk aturan kerahasiaan bank.

Pihak DPP FPBMT akan terus menggali persoalan ini hingga ada kepastian hukum atas dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh unsur pimpinan Bank BRI yang ingin memperkaya diri dari tekanan target kredit.

"Sejauh ini kami masih menunggu itikad baik dari manajemen Bank BRI RO Pekanbaru, jika masih menutup diri, maka kami akan teruskan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami yakin ada unsur pidana perbankan alam perkara ini," tegas Harapan.

Sementara itu,Redaksi RiauBerjaya.Com telah menghubungi Ditra - Staf Humas BRI RO Pekanbaru dan dijawab, "Silahkan konfirmasi langsung ke BRI Cerenti ya Pak." Jumat (20/02/2026) melalui jejaring telpon Whatapps.***

TERKINI
Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sebagai salah satu bandara di bawah naungan PT Angkasa.
Jumat, 27 Februari 2026 | 01:16:53 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda.
Jumat, 27 Februari 2026 | 01:02:11 WIB
Dijelaskan Fahmi, ada 3 KONI Kabupaten Kota yang memberikan dukungan ganda, diantaranya, KONI.
Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB
Penguatan pelayanan dilakukan melalui implementasi standar 10 Basic Service SPBU – Ramadhan.
Senin, 23 Februari 2026 | 16:11:49 WIB