
PEKANBARU — 49 ton garam telah ditabur Satgas Udara Penaggulangan Karhutla Provinsi Riau yang berpusat di Lanud Roesmin Nurjadin, diungkapkan Kadisops Lanud RSN Kolonel PNB Andri Setiawan, dalam sebuah kesempatan kepada awak media.
Meskipun hujan telah mengguyur sejumlah wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau dalam beberapa hari terakhir, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin terus menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipatif sekaligus mendukung percepatan pembasahan lahan dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Bersinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Provinsi Riau.
Kondisi cuaca yang diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan, terutama di sejumlah wilayah utara dan timur Riau, menjadi peluang untuk mengoptimalkan potensi hujan guna mendukung pembasahan lahan, khususnya wilayah gambut.
Berdasarkan rekapitulasi kegiatan OMC di Provinsi Riau, pelaksanaan OMC menggunakan pesawat PK-SNM pada periode 30 Juli hingga 7 September 2026 telah mencapai 108 jam 14 menit waktu terbang dengan total 49 sortie. Dalam pelaksanaan tersebut, sebanyak 49.000 kilogram bahan semai NaCl telah digunakan untuk mendukung kegiatan penyemaian awan potensial.
Selanjutnya, pada periode 9 hingga 14 September 2026, pelaksanaan OMC menggunakan pesawat PK-SNP telah mencapai 28 jam 42 menit waktu terbang dengan total 13 sortie. Adapun bahan semai NaCl yang digunakan dalam periode tersebut sebanyak 13.000 kilogram.
Dengan demikian, selama dua periode pelaksanaan tersebut, kegiatan OMC di Provinsi Riau telah dilaksanakan sebanyak 62 sortie, dengan total waktu terbang mencapai 136 jam 56 menit serta penggunaan bahan semai sebanyak 62.000 kilogram NaCl.
Penyemaian dilakukan dengan memanfaatkan awan potensial di wilayah lahan gambut serta kawasan yang masih terpantau memiliki titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan peluang terjadinya hujan dan memperluas pembasahan lahan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian Karhutla.
Pada 14 September 2026, kegiatan penyemaian OMC dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis. Berdasarkan hasil pemantauan, hujan terpantau terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti pada hari yang sama.
Pelaksanaan OMC tersebut merupakan bagian dari upaya terpadu dalam penanganan Karhutla di Provinsi Riau. Sinergi antara Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin, BMKG, BNPB, serta pihak terkait lainnya terus diperkuat untuk mengoptimalkan pemanfaatan kondisi atmosfer dalam mendukung pembasahan lahan dan menekan potensi berkembangnya Karhutla.
Melalui pelaksanaan OMC secara berkelanjutan, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kondisi wilayah Riau, khususnya kawasan rawan Karhutla, agar tetap terkendali serta meminimalkan potensi munculnya titik api dan asap.***
Percepat Pembasahan Lahan di Riau, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Tabur 49 Ton Garam Melalui OMC, Selasa, 15 September 2026 | 14:02:33 WIB |
Inovasi Untuk Pembangunan Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026 Selasa, 15 September 2026 | 11:33:19 WIB |
DPW BKPRMI Riau Serukan Kader di Daerah Bersiap Sambut Road to Kabupaten/Kota dan Musda Selasa, 15 September 2026 | 09:33:28 WIB |
Demi Riau Bebas Asap, Lanud Roesmin Nurjadin Perkuat Penanganan Karhutla Senin, 14 September 2026 | 13:40:50 WIB |
Nihil Hotspot High Confidence, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pastikan Karhutla Riau Terkendali Minggu, 13 September 2026 | 14:43:10 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Masif Pantau dan Salurkan Bantuan Penanggulangan Asap di Padang dan Sekitar Minggu, 13 September 2026 | 14:26:44 WIB |
Latma Manyar Indopura 2026, TNI AU dan RSAF Saling Berbagi Pengalaman Operasional Helikopter Sabtu, 12 September 2026 | 19:52:51 WIB |
Lanud Roesmin Nurjadin Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Karhutla Sabtu, 12 September 2026 | 19:46:01 WIB |
Danlanud Roesmin Nurjadin Pastikan Helikopter Water Bombing MI-8 AMT, Tekankan Safety dan Kesiapan Crew Jumat, 11 September 2026 | 16:51:51 WIB |
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi Dari Masjid Menggerakkan Ekonomi Ummat Jumat, 11 September 2026 | 14:30:42 WIB |
DPW BKPRMI Riau Serukan Kader di Daerah Bersiap Sambut Road to Kabupaten/Kota dan Musda Selasa, 15 September 2026 | 09:33:28 WIB |
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi Dari Masjid Menggerakkan Ekonomi Ummat Jumat, 11 September 2026 | 14:30:42 WIB |
Selain Hadirkan Koh Denis Lim pada Puncak Jambore BKPRMI, DPW Riau juga Gelar Berbagai Event Selasa, 8 September 2026 | 12:09:49 WIB |
Walikota Pekanbaru Memang Tak Peduli Kesehatan Warga Minggu, 6 September 2026 | 08:49:01 WIB |
Baseops Lanud Rsn, Garda Pendukung di Balik Operasi Satgas Udara Karhutla Riau Kamis, 10 September 2026 | 15:13:48 WIB |
Berhome Base Lanud RSN, Totalitas Pilot Cessna Caravan Dukung Modifikasi Cuaca di Riau Rabu, 9 September 2026 | 18:07:30 WIB |
Danlanud RSN Tinjau Kesiapan Helikopter Water Bombing, Penguatan Penanganan Karhutla Riau Rabu, 9 September 2026 | 17:59:05 WIB |
Latma Manyar Indopura 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Sinergi TNI AU dan RSAF Selasa, 8 September 2026 | 17:59:11 WIB |
Bagikan 15.000 Masker LIRA Riau Prihatin Kabut Asap Ganggu Kesehatan Warga Selasa, 8 September 2026 | 16:54:41 WIB |
Gempur Karhutla, Sejuta Liter Air Lebih Dijatuhkan Satgas Udara Lanud RSN Setiap Hari Selasa, 8 September 2026 | 13:40:49 WIB |
Selain Hadirkan Koh Denis Lim pada Puncak Jambore BKPRMI, DPW Riau juga Gelar Berbagai Event Selasa, 8 September 2026 | 12:09:49 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Selasa, 8 September 2026 | 09:23:23 WIB |
Pesawat Rafale Pantau Potensi Karhutla di Riau Senin, 7 September 2026 | 15:37:36 WIB |
Satgas Udara Maksimalkan Water Bombing Hadapi Karhutla Minggu, 6 September 2026 | 19:34:55 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Inovasi Untuk Pembangunan Berkelanjutan, Pertamina Patra Niaga Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026 Selasa, 15 September 2026 | 11:33:19 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Masif Pantau dan Salurkan Bantuan Penanggulangan Asap di Padang dan Sekitar Minggu, 13 September 2026 | 14:26:44 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terus Dorong Upaya Pemulihan Pasca Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Selasa, 8 September 2026 | 09:23:23 WIB |
Nyalakan Semangat Kebersamaan, Patra Niaga Regional Sumbagut Sukseskan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas Minggu, 6 September 2026 | 17:40:27 WIB |
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi Jumat, 13 Maret 2026 | 15:20:25 WIB |
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain Selasa, 3 Maret 2026 | 13:57:09 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
Percepat Pembasahan Lahan di Riau, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Tabur 49 Ton Garam Melalui OMC, Selasa, 15 September 2026 | 14:02:33 WIB |
Demi Riau Bebas Asap, Lanud Roesmin Nurjadin Perkuat Penanganan Karhutla Senin, 14 September 2026 | 13:40:50 WIB |
Nihil Hotspot High Confidence, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pastikan Karhutla Riau Terkendali Minggu, 13 September 2026 | 14:43:10 WIB |
Latma Manyar Indopura 2026, TNI AU dan RSAF Saling Berbagi Pengalaman Operasional Helikopter Sabtu, 12 September 2026 | 19:52:51 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026 Selasa, 17 Maret 2026 | 14:04:01 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |

PEKANBARU — 49 ton garam telah ditabur Satgas Udara Penaggulangan Karhutla Provinsi Riau yang berpusat di Lanud Roesmin Nurjadin, diungkapkan Kadisops Lanud RSN Kolonel PNB Andri Setiawan, dalam sebuah kesempatan kepada awak media.
Meskipun hujan telah mengguyur sejumlah wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau dalam beberapa hari terakhir, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin terus menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipatif sekaligus mendukung percepatan pembasahan lahan dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Bersinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Provinsi Riau.
Kondisi cuaca yang diprakirakan cerah berawan hingga hujan ringan, terutama di sejumlah wilayah utara dan timur Riau, menjadi peluang untuk mengoptimalkan potensi hujan guna mendukung pembasahan lahan, khususnya wilayah gambut.
Berdasarkan rekapitulasi kegiatan OMC di Provinsi Riau, pelaksanaan OMC menggunakan pesawat PK-SNM pada periode 30 Juli hingga 7 September 2026 telah mencapai 108 jam 14 menit waktu terbang dengan total 49 sortie. Dalam pelaksanaan tersebut, sebanyak 49.000 kilogram bahan semai NaCl telah digunakan untuk mendukung kegiatan penyemaian awan potensial.
Selanjutnya, pada periode 9 hingga 14 September 2026, pelaksanaan OMC menggunakan pesawat PK-SNP telah mencapai 28 jam 42 menit waktu terbang dengan total 13 sortie. Adapun bahan semai NaCl yang digunakan dalam periode tersebut sebanyak 13.000 kilogram.
Dengan demikian, selama dua periode pelaksanaan tersebut, kegiatan OMC di Provinsi Riau telah dilaksanakan sebanyak 62 sortie, dengan total waktu terbang mencapai 136 jam 56 menit serta penggunaan bahan semai sebanyak 62.000 kilogram NaCl.
Penyemaian dilakukan dengan memanfaatkan awan potensial di wilayah lahan gambut serta kawasan yang masih terpantau memiliki titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan peluang terjadinya hujan dan memperluas pembasahan lahan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian Karhutla.
Pada 14 September 2026, kegiatan penyemaian OMC dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Bengkalis. Berdasarkan hasil pemantauan, hujan terpantau terjadi di wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti pada hari yang sama.
Pelaksanaan OMC tersebut merupakan bagian dari upaya terpadu dalam penanganan Karhutla di Provinsi Riau. Sinergi antara Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin, BMKG, BNPB, serta pihak terkait lainnya terus diperkuat untuk mengoptimalkan pemanfaatan kondisi atmosfer dalam mendukung pembasahan lahan dan menekan potensi berkembangnya Karhutla.
Melalui pelaksanaan OMC secara berkelanjutan, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kondisi wilayah Riau, khususnya kawasan rawan Karhutla, agar tetap terkendali serta meminimalkan potensi munculnya titik api dan asap.***
Meskipun hujan telah mengguyur sejumlah wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau dalam beberapa.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) senantiasa tegaskan komitmennya.
| Karmila Sari: Guru dan Dosen Harus Jadi Prioritas dalam RUU Sisdiknas | Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat |