23 Jumadil Awwal 1448 H | Rabu, 4 November 2026
☰
×
DI USIA 57 TAHUN, AKU HANYA INGIN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
opini | Selasa, 3 November 2026 | 11:20:37 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Mardianto Manan

HARI ini usiaku bertambah lagi,
Lima puluh tujuh tahun sudah perjalanan ini kulewati.
Rambut mungkin tak lagi sehitam dahulu,
Langkah mungkin tak lagi sekuat masa muda,
Dan wajah mulai menyimpan garis-garis cerita
Tentang perjuangan, air mata, kehilangan,
Juga kebahagiaan yang tak selalu bisa diceritakan.
Aku pernah menjadi seseorang
Yang hanya punya mimpi dan harapan.
Pernah tidur beralaskan lantai,
Menatap langit-langit rumah dengan sejuta pikiran,
Menghitung hari, menakar rezeki,
Dan bertanya dalam diam,
Sampai kapan perjalanan hidup akan seperti ini?
Namun waktu mengajarkanku satu hal:
Bahwa hidup bukan tentang seberapa cepat kita sampai,
Tetapi siapa yang tetap berjalan bersama kita
Ketika jalan terasa berat dan dunia seolah tak berpihak.
Dua puluh enam tahun menjalani rumah tangga,
Bukan waktu yang sebentar untuk sebuah kesetiaan.
Ada tawa yang pernah kita bagi,
Ada tangis yang diam-diam kita sembunyikan,
Ada pertengkaran yang akhirnya menjadi pelajaran,
Dan ada doa-doa panjang
Yang mungkin hanya Tuhan dan kita yang tahu.
Untuk istriku tercinta,
Engkaulah teman perjalanan yang sesungguhnya.
Kau mengenalku bukan hanya ketika aku berhasil,
Tetapi juga ketika aku belum menjadi siapa-siapa.
Kau menyaksikan hari-hari sulitku,
Menemani mimpi yang belum tentu menjadi nyata.
Jika hari ini kita telah memiliki rumah istimewa bagi kita,
Ketahuilah, yang paling istimewa bukanlah bangunannya,
Tetapi perempuan yang ada di dalamnya,
Yang selama ini menjadi bagian dari setiap perjuanganku.
Untuk Dian, Dilla, dan Andi, anak-anakku tersayang,
Kalian adalah tiga alasan
Mengapa ayah tidak boleh menyerah.
Dian, anak perempuan pertamaku,
Dilla, putri keduaku yang kusayangi,
Dan Andi, anak laki-lakiku yang terakhir,
Kalian adalah warna dalam perjalanan hidup ayah.
Mungkin ayah tidak selalu sempurna,
Tidak selalu mampu memberikan semua yang kalian inginkan,
Bahkan mungkin ada keinginan kalian
Yang dahulu belum sanggup ayah penuhi.
Tetapi percayalah,
Dalam setiap langkah dan doa ayah,
Nama kalian selalu ikut serta.
Kalian bersama ibunda adalah sumber inspirasiku,
Setelah ayah dan ibu yang lebih dahulu melahirkan
Dan mengajarkanku arti kehidupan.
Dari orang tua, aku belajar tentang pengorbanan.
Dari istri dan anak-anak, aku belajar
Bahwa cinta adalah alasan untuk terus bertahan.
Hari ini aku berdiri di rumah kita,
Rumah yang dahulu hanya menjadi angan-angan.
Aku teringat masa ketika tidur di lantai
Tanpa banyak yang bisa dibanggakan.
Kini, ketika Allah memberikan tempat berteduh
Yang terasa begitu istimewa bagi keluarga kita,
Aku justru ingin menangis dalam syukur.
Bukan karena aku telah menjadi kaya,
Bukan pula karena semua keinginan telah terpenuhi.
Tetapi karena aku masih diberi kesempatan
Melihat istri dan anak-anakku tersenyum,
Duduk bersama dalam satu rumah,
Menyebut nama Tuhan dalam setiap doa.
Ya Allah,
Jika hari ini usiaku telah mencapai lima puluh tujuh,
Jangan biarkan hatiku kehilangan rasa syukur.
Masukkan bapakku ke surga ya Allah
Panjangkanlah umur omakku nan tiada henti memberi kasih
Sehatkanlah istri yang kucintai,
Jagalah Dian, Dilla, dan Andi,
Bimbinglah langkah mereka menuju masa depan.
Jangan biarkan rumah ini kehilangan kehangatan,
Dan jangan biarkan cinta kami kalah oleh waktu.
Untuk diriku sendiri,
Selamat ulang tahun.
Tak perlu lagi terlalu sibuk membuktikan sesuatu kepada dunia.
Sebab ada empat hati yang begitu berharga
Yang membuat hidup ini lebih dari cukup.
Jika kelak rambut semakin memutih,
Jika langkah semakin perlahan,
Dan jika suatu hari kita hanya bisa mengenang
Apa yang pernah kita perjuangkan,
Aku ingin tetap duduk bersama kalian,
Menikmati secangkir kopi,
Mendengar cerita sederhana,
Sambil diam-diam mengucap syukur kepada Tuhan.
Terima kasih, istriku.
Terima kasih, Dian, Dilla, dan Andi.
Aku sayang kalian semua.
Tanpa kalian, mungkin aku tetap hidup,
Tetapi hidupku akan terasa hampa.
Sebab rumah bukan sekadar tempat pulang,
Rumah adalah kalian,
Tempat cinta menemukan alamatnya,
Tempat lelah menemukan istirahatnya,
Dan tempat seorang lelaki tua kelak
Ingin menghabiskan sisa waktunya.
Hari ini, di usia lima puluh tujuh,
Aku tak meminta hidup yang lebih mewah.
Aku hanya ingin satu hal:
Semoga Allah mengizinkan kita
Lebih lama bersama,
Lebih banyak tertawa,
Lebih sedikit air mata,
Dan tak pernah kehabisan alasan
Untuk saling mencintai.
Karena pada akhirnya,
Bukan berapa banyak yang berhasil kukumpulkan,
Tetapi siapa saja yang masih ada di sampingku.
Dan hari ini, aku tahu jawabannya.
KALIANLAH HARTA TERINDAH DALAM HIDUPKU.

Mardianto Manan
3 November 2026 | Usia 57 Tahun

Index
Komisaris Pertamina (Persero) Tinjau Keandalan Operasional dan Pelayanan BBM di Wilker Patra Niaga Sumbagut
DI USIA 57 TAHUN, AKU HANYA INGIN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
DI USIA 57 TAHUN, AKU HANYA INGIN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
Selasa, 3 November 2026 | 11:20:37 WIB
Jelang Libur Akhir Tahun, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda
Danlanud Roesmin Nurjadin Pastikan Tidak Ada Titik Api di Riau Pagi Ini
Patra Niaga Sumbagut Bangun Sinergi dengan Kodam Iskandar Muda untuk Jaga Keandalan Distribusi Energi
Patra Niaga Sumbagut Terima Kunjungan Gubernur Sumut, Perkuat Sinergi Kelancaran Distribusi BBM di Kepulauan Nias
Tingkatkan Pengawasan Pelayanan Energi kepada Masyarakat, Patra Niaga Sumbagut Perkuat Kolaborasi Bersama Polda Aceh
Perkuat Distribusi LPG 3 Kg di Karimun, Patra Niaga Regional Sumbagut Telah Salurkan 25 Ribu Tabung Layak Edar Sepanjang 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Penegakan Hukum dan Perkuat Pengawasan Takaran BBM di SPBU
Kawal Penyaluran Energi untuk Masyarakat Sumatera Utara, Patra Niaga Sumbagut Sinergi dengan Ombudsman  Sumut
Snow Snow
Snow Snow


daerah
Selada Penggoda Dapur MBG, Cerita Kegigihan Jemari Sepuluh Perempuan Rejosari
JMSI Riau Akan Gelar UKW 4-6 November 2026, Buruan Daftar Tempat Terbatas
DPW BKPRMI Riau Serukan Kader di Daerah Bersiap Sambut Road to Kabupaten/Kota dan Musda
Jambore BKPRMI Riau 2026 Resmi Dibuka, Mengusung Visi Dari Masjid Menggerakkan Ekonomi Ummat
Index
Integrasi Penegakan Hukum dan Kawasan Tertib Sampah: Jawaban atas Sengkarut Sampah Pekanbaru
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pasca Forced Down
Pastikan Riau Bebas Titik Api, Lanud Roesmin Nurjadin Intensifkan Patroli Udara Karhutla
CERI Desak Kejagung Telusuri Joseph Oetomo dan Sukanto Tanoto Dalam Korupsi Toba Pulp
Car Free Daya Ditiadakan, Pelaku UMKM Tetap Berjualan, Pemprov Riau Fasilitasi Warga Senam Saat Udara Tidak Sehat
Bioavtur Lima Persen Minyak Jelantah dari Kilang Putri Tujuh Bersiap Masuk Pasar Global
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Keandalan Operasional di Riau, Wakil Direktur Utama Tinjau Fuel Terminal Sei Siak
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bagikan 2.200 Masker, Dukung Kesehatan Masyarakat di Tengah Kabut Asap Medan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan Kabinda Sumut Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Distribusi Energi
Bukan Hanya Pesawat yang Siaga, Dedikasi Personel Lanud RSN Jadi Kekuatan Satgas Udara Karhutla
Politik
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda 
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau.
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
Komisaris Pertamina (Persero) Tinjau Keandalan Operasional dan Pelayanan BBM di Wilker Patra Niaga Sumbagut
Jelang Libur Akhir Tahun, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Operasional AFT Sultan Iskandar Muda
Patra Niaga Sumbagut Bangun Sinergi dengan Kodam Iskandar Muda untuk Jaga Keandalan Distribusi Energi
Patra Niaga Sumbagut Terima Kunjungan Gubernur Sumut, Perkuat Sinergi Kelancaran Distribusi BBM di Kepulauan Nias
Hukum
CERI Desak Kejagung Telusuri Joseph Oetomo dan Sukanto Tanoto Dalam Korupsi Toba Pulp
Harapan LIRA Kepada Kapolda Riau, Jangan Jadikan Hukum Sebagai Alat Mempermalukan Rakyat Riau
Marwas: Suruh Aja Orang Agrinas Tu Panggil CV Tiga Bintang Sinergi
Ketika di Klarifikasi, Pimpinan BRI Yang Bersangkutan Justru Telah Dimutasi ke Wilayah Lain
Nasional
Danlanud Roesmin Nurjadin Pastikan Tidak Ada Titik Api di Riau Pagi Ini
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pasca Forced Down
Pastikan Riau Bebas Titik Api, Lanud Roesmin Nurjadin Intensifkan Patroli Udara Karhutla
Car Free Daya Ditiadakan, Pelaku UMKM Tetap Berjualan, Pemprov Riau Fasilitasi Warga Senam Saat Udara Tidak Sehat

internasional
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
olahraga
Batalkan Musorprov, KONI Pusat Perpanjang Masa Jabatan Pengurus KONI Riau hingga September 2026
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!!
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
DI USIA 57 TAHUN, AKU HANYA INGIN MENGUCAPKAN TERIMA KASIH
opini | Selasa, 3 November 2026 | 11:20:37 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Mardianto Manan

HARI ini usiaku bertambah lagi,
Lima puluh tujuh tahun sudah perjalanan ini kulewati.
Rambut mungkin tak lagi sehitam dahulu,
Langkah mungkin tak lagi sekuat masa muda,
Dan wajah mulai menyimpan garis-garis cerita
Tentang perjuangan, air mata, kehilangan,
Juga kebahagiaan yang tak selalu bisa diceritakan.
Aku pernah menjadi seseorang
Yang hanya punya mimpi dan harapan.
Pernah tidur beralaskan lantai,
Menatap langit-langit rumah dengan sejuta pikiran,
Menghitung hari, menakar rezeki,
Dan bertanya dalam diam,
Sampai kapan perjalanan hidup akan seperti ini?
Namun waktu mengajarkanku satu hal:
Bahwa hidup bukan tentang seberapa cepat kita sampai,
Tetapi siapa yang tetap berjalan bersama kita
Ketika jalan terasa berat dan dunia seolah tak berpihak.
Dua puluh enam tahun menjalani rumah tangga,
Bukan waktu yang sebentar untuk sebuah kesetiaan.
Ada tawa yang pernah kita bagi,
Ada tangis yang diam-diam kita sembunyikan,
Ada pertengkaran yang akhirnya menjadi pelajaran,
Dan ada doa-doa panjang
Yang mungkin hanya Tuhan dan kita yang tahu.
Untuk istriku tercinta,
Engkaulah teman perjalanan yang sesungguhnya.
Kau mengenalku bukan hanya ketika aku berhasil,
Tetapi juga ketika aku belum menjadi siapa-siapa.
Kau menyaksikan hari-hari sulitku,
Menemani mimpi yang belum tentu menjadi nyata.
Jika hari ini kita telah memiliki rumah istimewa bagi kita,
Ketahuilah, yang paling istimewa bukanlah bangunannya,
Tetapi perempuan yang ada di dalamnya,
Yang selama ini menjadi bagian dari setiap perjuanganku.
Untuk Dian, Dilla, dan Andi, anak-anakku tersayang,
Kalian adalah tiga alasan
Mengapa ayah tidak boleh menyerah.
Dian, anak perempuan pertamaku,
Dilla, putri keduaku yang kusayangi,
Dan Andi, anak laki-lakiku yang terakhir,
Kalian adalah warna dalam perjalanan hidup ayah.
Mungkin ayah tidak selalu sempurna,
Tidak selalu mampu memberikan semua yang kalian inginkan,
Bahkan mungkin ada keinginan kalian
Yang dahulu belum sanggup ayah penuhi.
Tetapi percayalah,
Dalam setiap langkah dan doa ayah,
Nama kalian selalu ikut serta.
Kalian bersama ibunda adalah sumber inspirasiku,
Setelah ayah dan ibu yang lebih dahulu melahirkan
Dan mengajarkanku arti kehidupan.
Dari orang tua, aku belajar tentang pengorbanan.
Dari istri dan anak-anak, aku belajar
Bahwa cinta adalah alasan untuk terus bertahan.
Hari ini aku berdiri di rumah kita,
Rumah yang dahulu hanya menjadi angan-angan.
Aku teringat masa ketika tidur di lantai
Tanpa banyak yang bisa dibanggakan.
Kini, ketika Allah memberikan tempat berteduh
Yang terasa begitu istimewa bagi keluarga kita,
Aku justru ingin menangis dalam syukur.
Bukan karena aku telah menjadi kaya,
Bukan pula karena semua keinginan telah terpenuhi.
Tetapi karena aku masih diberi kesempatan
Melihat istri dan anak-anakku tersenyum,
Duduk bersama dalam satu rumah,
Menyebut nama Tuhan dalam setiap doa.
Ya Allah,
Jika hari ini usiaku telah mencapai lima puluh tujuh,
Jangan biarkan hatiku kehilangan rasa syukur.
Masukkan bapakku ke surga ya Allah
Panjangkanlah umur omakku nan tiada henti memberi kasih
Sehatkanlah istri yang kucintai,
Jagalah Dian, Dilla, dan Andi,
Bimbinglah langkah mereka menuju masa depan.
Jangan biarkan rumah ini kehilangan kehangatan,
Dan jangan biarkan cinta kami kalah oleh waktu.
Untuk diriku sendiri,
Selamat ulang tahun.
Tak perlu lagi terlalu sibuk membuktikan sesuatu kepada dunia.
Sebab ada empat hati yang begitu berharga
Yang membuat hidup ini lebih dari cukup.
Jika kelak rambut semakin memutih,
Jika langkah semakin perlahan,
Dan jika suatu hari kita hanya bisa mengenang
Apa yang pernah kita perjuangkan,
Aku ingin tetap duduk bersama kalian,
Menikmati secangkir kopi,
Mendengar cerita sederhana,
Sambil diam-diam mengucap syukur kepada Tuhan.
Terima kasih, istriku.
Terima kasih, Dian, Dilla, dan Andi.
Aku sayang kalian semua.
Tanpa kalian, mungkin aku tetap hidup,
Tetapi hidupku akan terasa hampa.
Sebab rumah bukan sekadar tempat pulang,
Rumah adalah kalian,
Tempat cinta menemukan alamatnya,
Tempat lelah menemukan istirahatnya,
Dan tempat seorang lelaki tua kelak
Ingin menghabiskan sisa waktunya.
Hari ini, di usia lima puluh tujuh,
Aku tak meminta hidup yang lebih mewah.
Aku hanya ingin satu hal:
Semoga Allah mengizinkan kita
Lebih lama bersama,
Lebih banyak tertawa,
Lebih sedikit air mata,
Dan tak pernah kehabisan alasan
Untuk saling mencintai.
Karena pada akhirnya,
Bukan berapa banyak yang berhasil kukumpulkan,
Tetapi siapa saja yang masih ada di sampingku.
Dan hari ini, aku tahu jawabannya.
KALIANLAH HARTA TERINDAH DALAM HIDUPKU.

Mardianto Manan
3 November 2026 | Usia 57 Tahun

TERKINI
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menerima kunjungan Komisaris PT.
Selasa, 3 November 2026 | 17:28:44 WIB
HARI ini usiaku bertambah lagi,
Lima puluh tujuh tahun sudah perjalanan ini kulewati.
Rambut.
Selasa, 3 November 2026 | 11:20:37 WIB
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fanda Chrismianto, melakukan.
Senin, 2 November 2026 | 16:45:40 WIB
"Pagi ini kami telah perintahkan heli patroli untuk.memastikan kondisi 15 hotspot yang dirilis.
Senin, 2 November 2026 | 09:03:53 WIB

PT Peramina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus membangun koordinasi.

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:29:49 WIB