
DUMAI - Dalam rangka memastikan ketersediaan energi pada momen Nataru, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja ke Kota Dumai untuk meninjau kesiapan Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Kilang Dumai menghadapi pergantian tahun baru 2025 mendatang.
Bersama rombongan dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Direktorat Teknik dan Lingkungan Migas, serta Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, Wamen ESDM Yuliot Tanjung memberikan arahan terkait komitmen pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional untuk masyarakat secara optimal.
“Kami melihat, olahan minyak yang ada di Dumai ini (Kilang Dumai) merupakan yang terbaik. Karena sumber bahan bakunya berasal dari sekitar yang ada di Dumai, terutama di Rokan diolah disini dan juga ada yang berasal dari wilayah kerja lain,” kata Yuliot Tanjung di hadapan wartawan saat berada di Main Office PT KPI Kilang Dumai, Jumat (27/12).
Ia menegaskan, harapannya dengan melakukan pengecekan di lapangan, dapat mengetahui apa saja kendala yang dihadapi dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional secara menyeluruh.

Dari tinjauannya di lapangan, dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional, khususnya di periode Nataru, Kilang Dumai dengan kapasitas produksi 170 ribu barel per hari dinilai telah sangat mampu mengantisipasi tingginya permintaan kebutuhan BBM untuk masyarakat selama periode tersebut.
“Saya melihat apa yang sudah dipaparkan oleh Direktur Operasi PT KPI (Didik Bahagia) dan GM RU II (Iwan Kurniawan), justru sangat antisipatif. Jadi, untuk peningkatan permintaan sudah disiapkan jauh hari sebelumnya. Dan juga pada saat Natal kemarin, ini bisa diantisipasi untuk seluruh daerah itu tercukupi dari Kilang Dumai. Kemudian untuk tahun baru begitu juga dengan apa yang sudah disiapkan ini cukup baik,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Operasi PT KPI, Didik Bahagia, menyampaikan PT KPI sangat siap mendukung pemenuhan pasokan kebutuhan energi nasional di momen Satgas Nataru hingga Satgas Rafi 2025 mendatang.
“Kesiapan PT KPI maupun Pertamina secara keseluruhan dalam menyambut Satgas Nataru ini adalah kesiapan yang rutin dilakukan. Kami juga siap untuk Satgas RAFI di tahun 2025 karena gak lama lagi kita akan menyambutnya,” ungkapnya.
Dijelaskan oleh Didik, secara infrastruktur, kondisi kilang-kilang yang dimiliki PT KPI saat ini dalam kondisi normal, serta stok minyak mentah (crude oil) juga dinilai cukup untuk menjaga kebutuhan energi nasional. Ia juga memastikan seluruh unit operasi PT KPI siap mendukung pemenuhan pasokan BBM nasional selama Satgas Nataru di tahun ini.
“Kemudian minyak mentah kita, bahan baku untuk pengolahan kilang juga sudah siap. Secara keseluruhan stok ready dalam waktu kurang lebih 17,8 hari. Jadi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional. Untuk kesiapan manpower kita di Kilang itu lebih dari 80 persen, sehingga kami siap mendukung kegiatan Satgas Nataru dalam memenuhi BBM nasional,” jelasnya.
Didik Bahagia juga memaparkan bahwa PT KPI secara keseluruhan saat ini telah mampu memproduksi BBM, diantaranya gasoline, diesel, hingga Avtur mencapai 660 ribu barel per hari. Serta produksi petrokimia seperti produk Benzene, Paraxyle, Propylene, Polypropylene yang mampu diproduksi mencapai 1,1 juga ton per tahun.

Selain itu, Didik Bahagia juga menyampaikan komitmen pihaknya dalam menjaga ketahanan energi nasional serta pengembangan untuk transisi energi dan hilirisasi industri dalam negeri, salah satunya lewat produk biofuel.
“Kilang kita juga siap memproduksi biofuel, selain B35 ada juga produksi SAF (Sustainable Aviation Fuel) dan HVO (Hydrotreated Vegetable Oil). Dimana HVO kita mampu memproduksi 3 ribu barel per hari dari Kilang Cilacap dan SAF kurang lebih total produksinya 9 ribu barel per hari,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PT KPI Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa PT KPI Kilang Dumai saat ini benar-benar telah mampu memproduksi crude oil lokal secara menyeluruh.
“Kilang Dumai sebagai kilang nomor 3 terbesar di PT KPI, untuk di Dumai maupun Sungai Pakning saat ini kita sudah mengelola crude domestik 100 persen. Untuk produksi, kita alhamdulillah target dan produksi juga sudah sesuai yang diharapkan, memenuhi stok nasional untuk Dumai dan sekitarnya,” ujarnya.
Tak hanya meninjau dan memastikan kesiapan Kilang Dumai dalam pemenuhan energi nasional jelang pergantian tahun 2025, kunjungan Wamen ESDM, Yuliot Tanjung, tersebut juga bertujuan untuk melihat kesiapan Kilang Pertamina Dumai dalam mendukung implementasi B40 yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Hal tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil, menekan emisi gas rumah kaca, serta memaksimalkan pemanfaatan potensi energi terbarukan di dalam negeri, khususnya biodiesel, serta mempercepat transisi energi nasional menuju kemandirian energi dan pembangunan keberlanjutan.
Kunjungan Kerja Wamen ESDM ke Riau kali ini didampingi oleh Direktur Teknik dan Lingkungan ESDM, Noor Arifin Muhammad, Dirjen EBTKE, Eniya Listiani Dewi, Direktur Bioenergi, Edi Wibowo, dan Kepala BPH Migas, Erika Retnowati.***
Tebar Keberkahan RamadHan, Kilang Pertamina Dumai Salurkan Sembako di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Jumat, 27 Februari 2026 | 09:45:09 WIB |
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia Jumat, 27 Februari 2026 | 01:16:53 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri Jumat, 27 Februari 2026 | 01:02:11 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H Senin, 23 Februari 2026 | 16:11:49 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Tidak Ada Korban dan Dampak Lingkungan Jumat, 20 Februari 2026 | 13:19:42 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Proyeksikan Kebutuhan LPG Hingga 3,8 Persen Kamis, 19 Februari 2026 | 18:04:28 WIB |
Sambut Ramadhan 1447H, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim Kamis, 19 Februari 2026 | 10:57:28 WIB |
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:43:00 WIB |
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan Minggu, 8 Februari 2026 | 14:21:14 WIB |
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru Jumat, 6 Februari 2026 | 10:15:29 WIB |
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB |
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:43:00 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Sambut Bulan K3 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Budaya HSSE dan Zero Accident Jumat, 13 Februari 2026 | 18:52:14 WIB |
Pertamina dan SERUNI Serahkan Bantuan Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas bagi Warga Pidie Jaya Kamis, 12 Februari 2026 | 09:44:52 WIB |
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Fotografi Produk Rabu, 11 Februari 2026 | 08:22:40 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan Minggu, 8 Februari 2026 | 14:21:14 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan Jumat, 6 Februari 2026 | 18:02:00 WIB |
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru Jumat, 6 Februari 2026 | 10:15:29 WIB |
Apresiasi Ojol hingga Promo Hemat bagi Konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Ragam Program MyPertamina 2026 Rabu, 4 Februari 2026 | 14:13:48 WIB |
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas Sabtu, 21 Februari 2026 | 15:38:43 WIB |
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda Sabtu, 14 Februari 2026 | 15:32:00 WIB |
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau. Rabu, 11 Februari 2026 | 05:57:02 WIB |
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau Senin, 3 November 2025 | 13:31:11 WIB |
Tebar Keberkahan RamadHan, Kilang Pertamina Dumai Salurkan Sembako di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan Jumat, 27 Februari 2026 | 09:45:09 WIB |
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia Jumat, 27 Februari 2026 | 01:16:53 WIB |
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri Jumat, 27 Februari 2026 | 01:02:11 WIB |
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H Senin, 23 Februari 2026 | 16:11:49 WIB |
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan Selasa, 24 Februari 2026 | 11:43:44 WIB |
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:31:52 WIB |
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih Kamis, 8 Januari 2026 | 09:45:58 WIB |
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal Selasa, 2 Desember 2025 | 11:40:04 WIB |
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI Kamis, 20 November 2025 | 11:00:47 WIB |
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB |
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR Jumat, 17 Oktober 2025 | 19:06:54 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin Kamis, 21 Agustus 2025 | 10:45:44 WIB |
16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya Rabu, 6 Desember 2023 | 10:26:13 WIB |
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas Senin, 4 Desember 2023 | 09:44:39 WIB |
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB |
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!! Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB |
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau Senin, 15 Desember 2025 | 08:50:20 WIB |
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:57:00 WIB |
PSPS Akan DIlatih Caretaker, Sampai Pengganti Ilham Datang Rabu, 1 Oktober 2025 | 09:23:01 WIB |

DUMAI - Dalam rangka memastikan ketersediaan energi pada momen Nataru, Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja ke Kota Dumai untuk meninjau kesiapan Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Kilang Dumai menghadapi pergantian tahun baru 2025 mendatang.
Bersama rombongan dari Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Direktorat Teknik dan Lingkungan Migas, serta Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas, Wamen ESDM Yuliot Tanjung memberikan arahan terkait komitmen pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional untuk masyarakat secara optimal.
“Kami melihat, olahan minyak yang ada di Dumai ini (Kilang Dumai) merupakan yang terbaik. Karena sumber bahan bakunya berasal dari sekitar yang ada di Dumai, terutama di Rokan diolah disini dan juga ada yang berasal dari wilayah kerja lain,” kata Yuliot Tanjung di hadapan wartawan saat berada di Main Office PT KPI Kilang Dumai, Jumat (27/12).
Ia menegaskan, harapannya dengan melakukan pengecekan di lapangan, dapat mengetahui apa saja kendala yang dihadapi dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional secara menyeluruh.

Dari tinjauannya di lapangan, dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional, khususnya di periode Nataru, Kilang Dumai dengan kapasitas produksi 170 ribu barel per hari dinilai telah sangat mampu mengantisipasi tingginya permintaan kebutuhan BBM untuk masyarakat selama periode tersebut.
“Saya melihat apa yang sudah dipaparkan oleh Direktur Operasi PT KPI (Didik Bahagia) dan GM RU II (Iwan Kurniawan), justru sangat antisipatif. Jadi, untuk peningkatan permintaan sudah disiapkan jauh hari sebelumnya. Dan juga pada saat Natal kemarin, ini bisa diantisipasi untuk seluruh daerah itu tercukupi dari Kilang Dumai. Kemudian untuk tahun baru begitu juga dengan apa yang sudah disiapkan ini cukup baik,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Operasi PT KPI, Didik Bahagia, menyampaikan PT KPI sangat siap mendukung pemenuhan pasokan kebutuhan energi nasional di momen Satgas Nataru hingga Satgas Rafi 2025 mendatang.
“Kesiapan PT KPI maupun Pertamina secara keseluruhan dalam menyambut Satgas Nataru ini adalah kesiapan yang rutin dilakukan. Kami juga siap untuk Satgas RAFI di tahun 2025 karena gak lama lagi kita akan menyambutnya,” ungkapnya.
Dijelaskan oleh Didik, secara infrastruktur, kondisi kilang-kilang yang dimiliki PT KPI saat ini dalam kondisi normal, serta stok minyak mentah (crude oil) juga dinilai cukup untuk menjaga kebutuhan energi nasional. Ia juga memastikan seluruh unit operasi PT KPI siap mendukung pemenuhan pasokan BBM nasional selama Satgas Nataru di tahun ini.
“Kemudian minyak mentah kita, bahan baku untuk pengolahan kilang juga sudah siap. Secara keseluruhan stok ready dalam waktu kurang lebih 17,8 hari. Jadi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional. Untuk kesiapan manpower kita di Kilang itu lebih dari 80 persen, sehingga kami siap mendukung kegiatan Satgas Nataru dalam memenuhi BBM nasional,” jelasnya.
Didik Bahagia juga memaparkan bahwa PT KPI secara keseluruhan saat ini telah mampu memproduksi BBM, diantaranya gasoline, diesel, hingga Avtur mencapai 660 ribu barel per hari. Serta produksi petrokimia seperti produk Benzene, Paraxyle, Propylene, Polypropylene yang mampu diproduksi mencapai 1,1 juga ton per tahun.

Selain itu, Didik Bahagia juga menyampaikan komitmen pihaknya dalam menjaga ketahanan energi nasional serta pengembangan untuk transisi energi dan hilirisasi industri dalam negeri, salah satunya lewat produk biofuel.
“Kilang kita juga siap memproduksi biofuel, selain B35 ada juga produksi SAF (Sustainable Aviation Fuel) dan HVO (Hydrotreated Vegetable Oil). Dimana HVO kita mampu memproduksi 3 ribu barel per hari dari Kilang Cilacap dan SAF kurang lebih total produksinya 9 ribu barel per hari,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PT KPI Kilang Dumai, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa PT KPI Kilang Dumai saat ini benar-benar telah mampu memproduksi crude oil lokal secara menyeluruh.
“Kilang Dumai sebagai kilang nomor 3 terbesar di PT KPI, untuk di Dumai maupun Sungai Pakning saat ini kita sudah mengelola crude domestik 100 persen. Untuk produksi, kita alhamdulillah target dan produksi juga sudah sesuai yang diharapkan, memenuhi stok nasional untuk Dumai dan sekitarnya,” ujarnya.
Tak hanya meninjau dan memastikan kesiapan Kilang Dumai dalam pemenuhan energi nasional jelang pergantian tahun 2025, kunjungan Wamen ESDM, Yuliot Tanjung, tersebut juga bertujuan untuk melihat kesiapan Kilang Pertamina Dumai dalam mendukung implementasi B40 yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Hal tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan pada energi fosil, menekan emisi gas rumah kaca, serta memaksimalkan pemanfaatan potensi energi terbarukan di dalam negeri, khususnya biodiesel, serta mempercepat transisi energi nasional menuju kemandirian energi dan pembangunan keberlanjutan.
Kunjungan Kerja Wamen ESDM ke Riau kali ini didampingi oleh Direktur Teknik dan Lingkungan ESDM, Noor Arifin Muhammad, Dirjen EBTKE, Eniya Listiani Dewi, Direktur Bioenergi, Edi Wibowo, dan Kepala BPH Migas, Erika Retnowati.***
| Karmila Sari Fokus Pendidikan Wilayah 3T, Bersama Bupati Rohil Usulkan Sekolah Garuda ke Pemerintah Pusat | Rapat Paripurna Pelantikan Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Periode 2024-2029 |