10 Ramadhan 1447 H | Jumat, 27 Februari 2026
×
(Ilustrasi dualisme PWI dan HPN 2025)
Piring Kembar
opini | Minggu, 9 Februari 2025 | 09:12:00 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Dahlan Iskan

BARU kali ini, hari ini, ada HPN kembar: satu di Kalsel, satunya lagi di Riau.

Pejabat pemerintah pun sulit: mau hadir yang di mana. Akhirnya menjadi gampang: tidak perlu ada yang dihadiri. Padahal sudah jadi tradisi --sejak zaman Pak Harto-- presiden hadir di setiap Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 9 Februari.

HPN memang identik dengan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Maka ketika PWI-nya pecah, HPN-nya juga kembar. Kebetulan tanggal yang dipilih sebagai Hari Pers Nasional adalah tanggal lahirnya PWI.

Bukan soal PWI-sentris, melainkan lahirnya PWI itu sebagai simbol perjuangan bangsa melawan Belanda di bidang pers. Maka sangat memalukan bahwa perpecahan juga melanda PWI.

Salah satu tokoh sentral PWI sepuluh tahun terakhir adalah nama ini: Ilham Bintang. Ia tokoh PWI sejak di PWI Jakarta. Ia pemilik media Check&Recheck.

Karena Ilham tidak mendukung Henry Ch Bangun (berdarah Karo) maka Henry kalah di pemilhan ketua umum. Waktu itu Ilham mendukung Atal Depari (juga berdarah Karo).

Di pemilihan lima tahun kemudian, Atal kalah dari Henry karena Ilham balik mendukung Henry.

Di saat Henry jadi ketua umum Ilham tidak lagi mendukung Atal maupun Henry. Ilham kini mendukung Zulmansyah Sekedang, tokoh PWI Riau yang kabarnya juga masih berdarah Karo. Jadilah Zulmansyah ketua umum PWI hasil kongres luar biasa PWI tahun lalu.

Sebaliknya Henry masih merasa menjadi ketua umum yang sah. Jadilah PWI kembar. Pecah.

Kantor pusat PWI di Gedung Pers Jalan Kebun Sirih Jakarta disegel oleh pemiliknya: Dewan Pers. Kursi keanggotaan PWI di Dewan Pers dikosongkan. PWI kehilangan banyak hal.

Tentu PWI kembar juga menjalar ke provinsi-provinsi. Belum ke semuanya tapi sudah mulai terasa.

Saya tidak tahu HPN yang mana yang lebih meriah. Saya hadir di HPN yang di Banjarmasin karena diminta jadi pembicara seminar masa depan media di sana.

Saya lihat ada gerak jalan, ada penganugerahan piala Adinegoro, dan jamuan makan malam di rumah dinas Gubernur Kalsel Muhidin.

Seorang menteri yang dekat dengan Presiden Prabowo hadir di Kalsel: Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Di acara jamuan makan malam di rumah dinas gubernur, Fadli memberi sambutan yang  banyak mendapat tepuk tangan.

(Fadli Zon saat hadir di HPN Kalimantan Selatan)

Yang memenangkan hadiah Adinegoro tahun ini wartawan dari media online Kumparan. Namanya: Erandhi Hutomo Saputra. Wartawan muda. Hebat.

Saya bertemu Erandhi di lobi hotel. Ternyata Erandhi yang juga yang memenangkan Hadiah Adinegoro tahun lalu.

Tulisan Erandhi yang dinilai sebagai karya jurnalisme terbaik tahun ini bicara soal PIK2. Yakni hasil investigasinya mengenai proyek real estate di Tangerang utara itu.

Saya sudah membaca tulisan Erandhi: bagaimana petani dan petambak di sana "kalah" melawan investor.

Tulisan itu terbit di Kumparan bulan Juli tahun lalu. Jauh sebelum heboh PSN PIK2 belakangan ini.

Erandhi tidak peduli dengan perpecahan ini. Ia anggap ini urusan para elite PWI.

Perpecahan ini kelihatannya akan lama. Belum ada titik terang seperti yang mudah  terjadi di Kadin Indonesia.

Kian lama perpecahan ini hanya akan membuat PWI kian tidak relevan dengan zaman. Toh dengan atau tanpa PWI media akan terus berjalan.

Di tengah perpecahan PWI itu jangan lupa: hari ini Disway harusnya juga berulang tahun. Ke- 7? Apakah itu juga berarti saya sudah menulis setiap hari tanpa absen selama tujuh tahun?

Saya pilih tanggal lahir 17 Agustus dengan maksud yang Anda sudah tahu. Pun pilih tanggal kelahiran Disway 9 Februari agar bersamaan dengan HPN. Tidak menyangka kalau akhirnya ada perpecahan di HPN.

Yang jelas ini bukan perpecahan akibat aliran ideologi pers seperti di zaman BM Diah vs Rosihan Anwar di masa lalu. Juga bukan akibat perbedaan sikap mau kritis atau mau pro pemerintah.

Ini perpecahan seperti piring pecah karena ada yang rebutan piring di atas meja. 

Dahlan Iskan

Index
Tebar Keberkahan RamadHan, Kilang Pertamina Dumai Salurkan Sembako di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!!
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Tidak Ada Korban dan Dampak Lingkungan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Proyeksikan Kebutuhan LPG Hingga 3,8 Persen
Sambut Ramadhan 1447H, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim
Snow Snow
Snow Snow


daerah
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Ahmadison Terpilih Secara Aklamasi Dalam Musda IJTI Riau
Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18:14 WIB
Index
Pimpin Konsolidasi Perdana DPP IPP, Muflihun Tegaskan Komitmen dan Program Strategis untuk Pekanbaru
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda 
Sambut Bulan K3 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Budaya HSSE dan Zero Accident
Pertamina dan SERUNI Serahkan Bantuan Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas bagi Warga Pidie Jaya
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Bekali UMKM Binaan dengan Pelatihan Fotografi Produk
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau.
Kukuhkan Muflihun Sebagai Ketua Umum, Plt Gubri Tegaskan Ikatan Putera Pekanbaru Mitra Strategis Pembangunan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Pengamanan Obvitnas dan Jalur Pipa di Fuel Terminal Medan
Kenduri Anak Pekan Meriahkan Pelantikan IPP 2025–2030, Hadirkan Ragam Budaya dan Hiburan Gratis untuk Warga Pekanbaru
Apresiasi Ojol hingga Promo Hemat bagi Konsumen, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Ragam Program MyPertamina 2026
Politik
Jaring Aspirasi Warga RW 11, Hamdani Diminta Perjuangkan Pencegahan Banjir di Jalan Puyuh Mas
Remaja Bernegara NasDem 2026 Dibuka, Latih Jiwa Kepemimpinan Generasi Muda 
Membludak! 389 Remaja Daftarkan Diri Ikut Remaja Bernegara Provinsi Riau, 6 Dari Luar Riau.
Ahmad Doli Kurnia Figur Tepat Menjadi PLT Ketua DPD I Partai Golkar Riau
Snow Snow
Snow Snow


ekonomi
Tebar Keberkahan RamadHan, Kilang Pertamina Dumai Salurkan Sembako di Pondok Pesantren dan Panti Asuhan
Konsisten Melayani Sepenuh Hati, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Raih Penghargaan Kelas Dunia
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Pemkot Banda Aceh Lakukan Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Idul Fitri
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Perkuat Pelayanan Konsumen SPBU Selama Ramadhan 1447 H
Hukum
Pengucuran Kredit Bank BRI Ke Kelompok Tani di Pelalawan Sarat Kejanggalan
PKS PAS Sitaan Satgas PKH Dijual, APHI Desak Kejagung Usut dan Tangkap Djohor Judin
Desak Usut Febrie Adryansah, Massa Serikat Pemuda Kerakyatan Geruduk Gedung Merah Putih
Peradilan Aneh di PN Pekanbaru, Perusahaan Legal Dituduh Penyidik Lakukan Tindakan Ilegal
Nasional
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital dan Implementasi Kebijakan Media (BEJO'S) Bagi ASN-TNI-POLRI
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional
Program SIGAP Bentuk ASN Yang Tangguh dan Profesional

Jumat, 14 November 2025 | 10:25:44 WIB
Tiga Angkatan Sekaligus, Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Buka Diklat Dasar SAR 
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 

internasional
Enam Unit F-35 Lightning II RAAF Perkuat Elang Ausindo 2025 di Lanud Roesmin Nurjadin 
 16.000 Warga Palestina Jadi Korban, WHO Tegaskan Kondisi di Gaza Semakin Memburuk Setiap Jamnya
Tolak Hamas Berkuasa di Gaza, Wakil Presiden Amerika Kritisi Banyaknya Warga Palestina Yang Tewas
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata
Israel dan Hamas Perpanjang Gencatan Senjata

Kamis, 30 November 2023 | 13:41:36 WIB
olahraga
Tiga Anggota TPP Labrak Aturan dan Arahan KONI Pusat, Fahmi: Tindakan Mereka Ilegal!!!
Kantongi Dukungan Tiga KONI, Rahmad Aidil Fitra - Ketua Umum HAPKIDO Riau Siap Pimpin KONI Riau
Tampil Tanpa Target, SSB All Stars U13 Tambah Menit Bermain Pemain
PSPS Akan DIlatih Caretaker, Sampai Pengganti Ilham Datang

Popular
News Popular
Politik
Ekonomi
Hukum
Nasional
Daerah
(Ilustrasi dualisme PWI dan HPN 2025)
Piring Kembar
opini | Minggu, 9 Februari 2025 | 09:12:00 WIB
Editor : masyuki | Penulis : Dahlan Iskan

BARU kali ini, hari ini, ada HPN kembar: satu di Kalsel, satunya lagi di Riau.

Pejabat pemerintah pun sulit: mau hadir yang di mana. Akhirnya menjadi gampang: tidak perlu ada yang dihadiri. Padahal sudah jadi tradisi --sejak zaman Pak Harto-- presiden hadir di setiap Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 9 Februari.

HPN memang identik dengan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Maka ketika PWI-nya pecah, HPN-nya juga kembar. Kebetulan tanggal yang dipilih sebagai Hari Pers Nasional adalah tanggal lahirnya PWI.

Bukan soal PWI-sentris, melainkan lahirnya PWI itu sebagai simbol perjuangan bangsa melawan Belanda di bidang pers. Maka sangat memalukan bahwa perpecahan juga melanda PWI.

Salah satu tokoh sentral PWI sepuluh tahun terakhir adalah nama ini: Ilham Bintang. Ia tokoh PWI sejak di PWI Jakarta. Ia pemilik media Check&Recheck.

Karena Ilham tidak mendukung Henry Ch Bangun (berdarah Karo) maka Henry kalah di pemilhan ketua umum. Waktu itu Ilham mendukung Atal Depari (juga berdarah Karo).

Di pemilihan lima tahun kemudian, Atal kalah dari Henry karena Ilham balik mendukung Henry.

Di saat Henry jadi ketua umum Ilham tidak lagi mendukung Atal maupun Henry. Ilham kini mendukung Zulmansyah Sekedang, tokoh PWI Riau yang kabarnya juga masih berdarah Karo. Jadilah Zulmansyah ketua umum PWI hasil kongres luar biasa PWI tahun lalu.

Sebaliknya Henry masih merasa menjadi ketua umum yang sah. Jadilah PWI kembar. Pecah.

Kantor pusat PWI di Gedung Pers Jalan Kebun Sirih Jakarta disegel oleh pemiliknya: Dewan Pers. Kursi keanggotaan PWI di Dewan Pers dikosongkan. PWI kehilangan banyak hal.

Tentu PWI kembar juga menjalar ke provinsi-provinsi. Belum ke semuanya tapi sudah mulai terasa.

Saya tidak tahu HPN yang mana yang lebih meriah. Saya hadir di HPN yang di Banjarmasin karena diminta jadi pembicara seminar masa depan media di sana.

Saya lihat ada gerak jalan, ada penganugerahan piala Adinegoro, dan jamuan makan malam di rumah dinas Gubernur Kalsel Muhidin.

Seorang menteri yang dekat dengan Presiden Prabowo hadir di Kalsel: Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Di acara jamuan makan malam di rumah dinas gubernur, Fadli memberi sambutan yang  banyak mendapat tepuk tangan.

(Fadli Zon saat hadir di HPN Kalimantan Selatan)

Yang memenangkan hadiah Adinegoro tahun ini wartawan dari media online Kumparan. Namanya: Erandhi Hutomo Saputra. Wartawan muda. Hebat.

Saya bertemu Erandhi di lobi hotel. Ternyata Erandhi yang juga yang memenangkan Hadiah Adinegoro tahun lalu.

Tulisan Erandhi yang dinilai sebagai karya jurnalisme terbaik tahun ini bicara soal PIK2. Yakni hasil investigasinya mengenai proyek real estate di Tangerang utara itu.

Saya sudah membaca tulisan Erandhi: bagaimana petani dan petambak di sana "kalah" melawan investor.

Tulisan itu terbit di Kumparan bulan Juli tahun lalu. Jauh sebelum heboh PSN PIK2 belakangan ini.

Erandhi tidak peduli dengan perpecahan ini. Ia anggap ini urusan para elite PWI.

Perpecahan ini kelihatannya akan lama. Belum ada titik terang seperti yang mudah  terjadi di Kadin Indonesia.

Kian lama perpecahan ini hanya akan membuat PWI kian tidak relevan dengan zaman. Toh dengan atau tanpa PWI media akan terus berjalan.

Di tengah perpecahan PWI itu jangan lupa: hari ini Disway harusnya juga berulang tahun. Ke- 7? Apakah itu juga berarti saya sudah menulis setiap hari tanpa absen selama tujuh tahun?

Saya pilih tanggal lahir 17 Agustus dengan maksud yang Anda sudah tahu. Pun pilih tanggal kelahiran Disway 9 Februari agar bersamaan dengan HPN. Tidak menyangka kalau akhirnya ada perpecahan di HPN.

Yang jelas ini bukan perpecahan akibat aliran ideologi pers seperti di zaman BM Diah vs Rosihan Anwar di masa lalu. Juga bukan akibat perbedaan sikap mau kritis atau mau pro pemerintah.

Ini perpecahan seperti piring pecah karena ada yang rebutan piring di atas meja. 

Dahlan Iskan

TERKINI
Momentum awal Ramadhan 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina.
Jumat, 27 Februari 2026 | 09:45:09 WIB
Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sebagai salah satu bandara di bawah naungan PT Angkasa.
Jumat, 27 Februari 2026 | 01:16:53 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda.
Jumat, 27 Februari 2026 | 01:02:11 WIB
Dijelaskan Fahmi, ada 3 KONI Kabupaten Kota yang memberikan dukungan ganda, diantaranya, KONI.
Kamis, 26 Februari 2026 | 14:05:07 WIB